• Sel. Mar 2nd, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Aipda John Ansrisan Palidan, SH, M.Pd., Bhabinkamtibmas Polres Palopo, Bhabin Berprestasi juga Pengajar Dibeberapa Kampus

Byadmin

Feb 8, 2021

Palopo, bhayangkaraperdananews.com. Imbauan Bhabin penakluk Tindak Kejahatan. Berprestasi  sebagai pengajar  dibeberapa  kampus   dan tugas sebagai  Bhabinkamtibnas anggota Polri, Polres Palopo Polda Sulsel.

Aipda John Ansrisan Palidan, Bertugas  sebagai  Bhabinkamtibmas Kel. Battang Barat  Kec. Wara Barat Kota Palopo. Polres Palopo Polda sul-sel.

Sebagai  tugas keseharian sebagai anggota  Polri,   dalam melakukan  tugasnya dengan  penuh rasa tanggung  jawab, taat pada atasan   dan juga giat  dalam  melaksanakan pembinaan pada warganya  di Kel. Battang Barat ,  dengan  propesional dan mencipatakan rasa aman,  toleransi antar  umat  beragama, menjaga stabilitas Kamtibmas  di wilayah ,di Tahun 2019, ia juga  dapat  membagi  waktunya antara  tugas sebagai anggota  Polri dan Pengajar, diperbantukan  oleh  pihak Kampus  untuk mengajar  para Mahasiswa yang aka terjun  kemasyarakat  sebagai  calon pemimpin gereja , guru agama , Hamba Tuhan yang berintegritas,  beriman, untuk  senantiasa  setia pada Pancasila , UUD., 1945, kebhinek aantunggal ika,  setia pada Nkri., dan menjadi warga  yang  taat pada hukum yang berlaku, serta taat dan takut pada pemerintah  dan menjadi  Mahasiswa  yang berintegritas  dalam beriman  dengan Takut akan Tuhan.

Sebagai  pengajar  ia juga  mengajak  warga  binaannya  untuk  senantiasa  taat , patuh  pada pemerintah/NKRI., kebijakan  pemerintah  dalam  taat pada hukum  yang berlaku, protokol kesehatan dalam mengatasi  pencegahan covid 19, menciptakaan  stabilitas kamtibmas  ,  keharmonisaan, toleransi  umat  beragama, menurutnya  senjata Bhabinkamtibmas  dalam  mengatasi tindak  kejahatan  yang paling  ampuh  adalah  mulut , melalui  mulut para Bhabin  dapat  mencegah, meredah  dan menciptakan  kondisi  yang aman yakni  dengan cara memberikan  imbauaan, nasehat  dan mengajar mereka  untuk  berkarakter yang baik,  senjata  mulut dapat  mengatasi  kejahataan dan kriminal yang bermotto:” Balaslah  kejahataan dengan kebaikaan.  Artinya  jika  kita selalu berbuat  baik pada musuh kita atau  orang yang jahat  maka mereka akan malu sendiri dengan kejahatan sehingga perlahan mereka sadar  dan kita dapat  merangkulnya menjadi sahabat  bukan lawan.

Pelayanan sebagai  pengajar  dalam masa  covid  19  kini sudah  terhenti  dengan  taatmuka,  karena alasaan  pencegahaan  covid 19 dalam mentaati  program  pemerintah  dalam melawan covid 19 yakni hindari  kerumun dan kurang mobilitas. Meskipun  terhenti  ,namun semangatnya   tugas  dan sebagai  pengajar  dituangkan  dalam  Medsos  , berupa  video semunya untuk demi  Polisi  sebagai   pengayom ,pelindung pengayom,  pelayan masyarakat   yang   bermoral,   profesional,   modern   dan   unggul   dalam melaksanakan tugas pokok Guna mewujudkan keamanan dan tetertiban masyarakat”, yang diamanatkan ,  untuk membuat Nkri  selalu aman  dalam  segala  gangguan.

Dalam   setiap pengajarnya , im, auaan atau  nasehat  baik  dalam tugas Bhabin  di masyarakat  maupun  pada para Mahasiswa  dalam mengjarkan mata  kuliah, diantaranya PPKN.  dan mata kuliah Teologi  lainnya,  Ia juga  selalu  menekankan  untuk  menghormati Pemerintah , karena Pemerintah adalah  wakil Allah yang  harus dihormati   imbuh  John waktu  kontak  via chat whatsapp….dan  pesan pada setiap Mahasiswa  Teologi  dalam pengajarannya dibeberapa  kampus Teologi  Kristen. Yang  sangat  humanis dalam  bertugas dan mengajar.

Seperti kutipan  ayat   yang dibawakan  dalam  materi  perkuliahan, Roma 13:1-5 (TB) :

1 Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.

2 Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.

3 Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya.

4 Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.

5 Sebab itu perlu kita menaklukkan diri, bukan saja oleh karena kemurkaan Allah, tetapi juga oleh karena suara hati kita.

Ia juga  mengatakan bahwa  dalam bertugas ia  tidak perlu senjata Api  atau  pedang  dalam mengatasi masalah , namun senjata  yang paling ampuh adalah mulut , mulut  yang bijak  mampu menaklukan  musuh  sejahat dan sekuat apapun lewat Hikmat yakni kepandaiaan , kecerdasan, kebijaksaan , kebaikaan , kecerdikaan dan pengetahuaan dalam  bentuk  pencegahan  sebelum  terjadi  masalah, mencegah kejahataan itulah  yang paling baik  imbuhnya.

Mulut  Bhabin  sebagai penakluk kejahatan , salah satu senjata pemungksanya  dalam  menghadapi  setiap  masalah adalah: Berdamailah dengan semua orang, Berbuat baiklah pada orang dan ia juga akan membalasnya, Balaslah  kejahatan dengan kebaikan, maka  langkahmu semakin panjang , walaupun banyak  sahabat  tetapi ada satu  musuh, maka satu musuh itu  bisa  menghancurkan kita.  Rangkullah  musuh kita, musuh  yang menjadi  sahabat  terkadaang  siap  mati  untuk  kita. Kasihilah sesamamu manusia, dan musuhmu  seperti diri sendiri, Lidah  lema lembut  meredakan  pertengkaran, perkataan penuh  kasih  menaklukan perbantahan , dendam dan kejahatan

Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang. (MBP-Yahyo Nehemia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *