• Sab. Jul 20th, 2024

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Irdam IV/Diponegoro Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Di Kantor Gubernur Jateng

ByMBP-NEWS

Okt 1, 2023

SEMARANG | bhayangkaraperdananews.com – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono diwakili Irdam Brigjen TNI Yudhi Pranoto, S.H., M.M., mengahadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Kantor Gubernur Jateng, dipimpin langsung oleh Pj. Gubernur Jateng Komjen Pol (purn) Nana Sudjana, Minggu (1/10/2023).

Seraya mengenang kembali jasa para Pahlawan Revolusi yang telah gugur pada peristiwa G30S PKI, dihadapan seluruh peserta Upacara, Pj. Gubernur Jateng membacakan naskah Pancasila, UUD 1945 dan Ikrar sebagai bukti kebulatan tekad Bangsa Indonesia untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI.

Ditempat terpisah Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Richard Harison, S.I.P., mengungkapkan kehadiran Irdam pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Gubernur tersebut merupakan wujud soliditas antara TNI dengan Forkopimda Jateng. Pasalnya selain Irdam pada pelaksanaannya kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pejabat Kepolisian Jateng, Kajati, para ASN, hingga para pelajar.

“Sesuai dengan temanya “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Maju”, kehadiran TNI pada Upacara yang diselenggarakan di Kantor Gubernur tersebut bertujuan untuk memperkokoh dan memupuk kekompakan antara TNI dengan instansi lainnya guna bersama membangun Jateng yang bermartabat dan sejahtera”, Ucap Kapendam.

Selain untuk mempererat hubungan dengan instansi Pemerintah lainnya, kegiatan tersebut juga ditujukan sebagai dorongan kepada para generasi muda untuk tidak melupakan sejarah dan selalu mengingat akan perjuangan para Pahlawan Indonesia, khususnya Pahlawan Revolusi yang rela mengorbankan jiwa raganya demi kokohnya Pancasila sebagai ideologi negara. Pungkas Kapendam. (MBPN-Sunarno/Pendam IV/Diponegoro)