• Sel. Mar 2nd, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Kepala Bapenda Lahat siap Berbenah Demi kebaikan Bersama

Byadmin

Feb 19, 2021

LAHAT, bhayangkaraperdananews.com – Terkait pemberitaan dibeberapa Media Online yang membuat warga Lahat mengira pihak Bapenda Lahat telah memungut pajak dirumah ibadah (Masjid), membuat Kepala Bapenda Lahat Subranudin AP MM angkat bicara.

“Sekali lagi saya sampaikan, itu tidak benar, dan Bapenda Lahat tidak pernah memungut pajak rumah ibadah (Masjid) yang terletak di RT 004 RW 02 Kelurahan Talang Jawa Selatan Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat,” ungkap Subranudin AP MM, pada Kamis (18/02/2021) kemarin.

Bahkan, secara tegas Subranudin mengklarifikasi, Bapenda Lahat tidak akan mencari kebenarannya. Diduga ada unsur kesengajaan dilakukan oknum, buktinya SPPT Masjid tak disanggah RT setempat.

“Untuk diketahui, rumah ibadah (Masjid), Sekolah dan Pasilitas Umum tidak akan dipungut Pajak, karena sudah diatur oleh Negara,” jelasnya.

Akar permasalahan sebetulnya, diakui Subranudin, berawal dari pendataan yang dilakukan oleh PT CITRA CO ditahun 2020 dan dibantu RT dan RW setempat, mereka melakukan pendataan warga RT 004 RW 02 Kelurahan Talang Jawa Selatan Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat.

“Nah, dari hasil pendataan tersebut, yang hasil dari pendataan tersebut, diserahkan Bapenda Lahat untuk dibukukan secara Administrasi,” tambahnya.

Selanjutnya, setelah dibukukan secara Administrasi, Bapenda Lahat akan memberikan surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) sesuai dengan data yang diberikan PT CITRA CO selaku pihak ketiga dan pastinya diketahui RT maupun RW setempat.

Lalu, SPPT diberikan kepada Pemerintah setempat dan atau ada yang langsung diberikan kepada warga, pihaknya (Bapenda-red) memberikan waktu tiga bulan untuk menyangga. “Silakan kirim surat sanggahan bila ada rumah ibadah (Masjid), Sekolah, dan Pasilitas Umum yang termasuk atau tercecer dalam pencatatan yang dilakukan,” ujarnya.

Lebih lantang, Kepala Bapenda Lahat Subranudin mengaku, bahwa dirinya orang Muslim, kalau pacak Nyumbang bukan nak disumbang, apalagi dengan sengaja memungut pajak dari Masjid.

“Yang jelas, saya orang Muslim tidak akan memunggut pajak dari Masjid. Kalau pacak nak nyumbang, bukan nak disumbang, apalagi dengan sengaja memungut,” urainya lagi.

Oleh sebab itulah, sambungnya, dalam pemberitaan yang ada, akan menjadi pembelajaran dan berbenah diri untuk kedepan.

“Saya pribadi mohon maaf kepada masyarakat atas adanya kekeliruan ini, kepada Tuhan saya mohon Ampun. ‘dan kami atas nama Bapenda Lahat tidak akan menyalahkan dan mencari kebenaran akan tetapi sebagai pengingat dan menjadi pembelajaran, karena, manusia tak luput dari hilaf dan salah,” pungkas Subranudin. (MBP-Amg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *