• Sab. Jun 19th, 2021

KM Cokro terbakar di Dermaga Pelabuhan TPI Tasikagung Rembang

Byadmin

Jun 5, 2021

REMBANG, bhayangkaraperdananews.com – Asap mengepul di dermaga pelabuhan TPI Tasikagung Rembang,KM Cokro milik Sudiono, Desa Tanjungsari RT 01/RW II  Kecamatan Rembang Kabupten Rembang, di ketahui terbakar sekitar pukul 05.00 WIB, 5/6/2021

KM Cokro diketahui sudah dalam perbaikan di dermaga TPI Tasikagung Rembang sekitar 3 Bulan yang lalu dan kebetulan kapal sudah hampir selesai perbaikan.

Pemilik kapal sekaligus nahkoda kapal kontrol terakir pada hari Jumat, 04 Juni 2021 sekira pukul 21.00 WIB kapal dalam kondisi baik baik saja kemudian pemilik kapal sekaligus nahkoda mengunci kapal kemudian ditinggal pulang.

Pada hari Sabtu tgl 05 Mei 2021 sekira pukul 05.00 wib berdasarkan keterangan saksi warga terlihat asap yg pekat didalam kapal kemudian saksi warga masy melaporkan ke kantor Satpolair selanjutnya petugas satpolair melaporkan ke SPKT Rembang induk untuk meminta bantuan  menghubungi pemadam kebakaran.

Selanjutnya petugas piket satpolair beserta warga masyarakat membantu memadamkan api dengan cara manual sambil menunggu kedatangan pemadam kebakaran,tak selang beberapa lama pemadam kebakaran datang dan kebakaran dapat diatasi dan tidak merambat kekapal yg lain.

Kabag OPS Polres Rembang Kompol M Mansur setelah mendapat laporan dari Kasat Polairud Polres Rembang. Akp Sukamto S.H

langsung mendatangi lokasi kejadian bersama, Anggota Piket 3 personil, Anggota Piket TNI-AL Pos Rembang 1 personil, Anggota unit patroli sabara 351 4 personil, KSPKT berserta anggota SPK, Anggota Satlantas 2 personil, 2 unit Damkar, 1 unit PSC Rembang.

Kompol M Mansur menjelaskan penyebab kebakaran,  KM Cokro Sudiyono akibat dari komsleting dari ACU yang berada di dalam kapal.  Ya Alhamdulillah api bisa di atasi dan di padamkan dengan cepat sehingga api tidak merambat dan menjalar ke kapal yang lainnya karena kapal di pelabuhan banyak dan jaraknya berdekatan.

Untuk korban jiwa tidak ada hanya kerugian material akibat kebakaran sekitar Rp. 70.000.000,- M Mansur memberikan pesan kepada masyarakat nelayan untuk lebih berhati hati lagi dalam berlabuh atau merapatkan kapalnya, untuk bisa di teliti dan di cek kondisi kapal sebelum di tinggalkan dan untuk bisa di kontrol supaya tidak terjadi kebakaran lagi. (MBPN-Suparjan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *