• Sab. Feb 27th, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

KPH Semarang Menuju KPH Mandiri Berkolaborasi dengan STACKEHOLDER dan masyarakat desa Sekitar Hutan

Byadmin

Feb 1, 2021

Bhayangkara Perdana News SEMARANG,  PERHUTANI (30/01/2021) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan KPH Semarang bersama Muspika Kecamatan Tanggungharjo, perangkat desa Mrisi, Karang Taruna, LMDH, KRPH dan Mandor melaksanakan giat penanaman Sereh Wangi di kawasan hutan petak 198 luas 18 ha RPH Mliwang, bibit sereh wangi tersebut di tanam pada kanan kiri jalan menuju lokasi wisata Cembukur Desa Mrisi, jumlah bibit sereh wangi yang di tanam sebanyak 1.000 plances.

Penanaman bersama ini merupakan sinergi jajaran Perhutani dengan segenap Stackeholder yang ada di Desa Mrisi  Kecamatan Tanggunghajro Kabupaten Grobogan dengan  komitmen hutan lestari dan pendapatan masyarakat desa hutan bertambah.

Manfaat daun sereh wangi telah di gunakan sejak lama dalam pengobatan tradisional. Baik tanaman ataupun ekstrak nya telah di gunakan untuk penyecap masakan serta untuk tujuan pengobatan selama berabad-abad , sereh merupakan jenis tanaman perdu tinggi dengan tangkai daun yang memanjang.

Minyak esensial yang di hasilkan oleh sereh dapat di gunakan sebagai aromaterapi untuk menyegarkan udara, mengurangi stres, dan mengangkat suasana hati, namun ternyata sereh juga memiliki manfaat untuk di gunakan sebagai pengobatan herbal, manfaat sereh di dapat dari kandungan antioksidan dan anti peradangannya.

Di temui Wartawan Bhayangkara di sela-sela acara Administratur/KKPH Semarang Bapak Khaerudin S.Hut MM  di dampingi Asper/KBKPH Tanggung Firmansyah, SE dan Asper/KBKPH Manggar Singgih Hernowo mengatakan sumber pendapatan KPH Semarang hanya berasal dari Tebangan Jati, Wisata, penyewaan aset dan Agroforestry di mana pendpatan tersebut belum bisa mendongkrak pendapatan KPH Semarang menjadi plus, guna mendongkrak pendapatan KPH Semarang menuju KPH Mandiri hari ini kami mengajak Stackeholder, Karang Taruna, MDH berkolaborasi tanam sereh di bawah tegakkan  di kandung maksud agar masyarakat ikut bersama-sama mengembangkan penanaman serah wangi baik di lokasi tanaman cluster 70% dan cluster 30% sereh wangi hasilnya sangat menjanjikan sebagai pendapatan MDH selain Jagung, apabila MDH sukses panen sereh wangi kami siap menampung hasilnya yang nantinya akan kami masak menjadi minyak atsiri.

Di samping itu pula kami mengajak kepada MDH untuk tanam Indigofera pada lokasi turus jalan raya dan batas andil tanaman karena indigofera sangat di perlukan sekali sebagai sumber protein pakan hewan ternak. Manfaat tanaman ini juga bisa di gunakan untuk kebutuhan lainnya antara lain sebagai bahan pewarna kain, manfaat lainnya yaitu dapat mengobati beberapa penyakit, manfaat lain sebagai media konservasi tanah. (MBP-Muhtarom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *