• Sab. Jul 20th, 2024

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Miris! Tugu Kebanggaan Way Kanan Terlihat Kumuh dan Ditemukan Alat Kontrasepsi

ByMBP-NEWS

Jun 19, 2024

LAMPUNG | bhayangkaraperdananews.com – Tugu Ryacudu yang terletak di Km3 Kelurahan Blambangan Umpu Way kanan, merupakan Ikon Kabupaten Way Kanan, dan merupakan satu satunya tujuan rekreasi bagi warga Ibukota Way kanan, sayangnya lingkungan Tugu Ryacudu (Patung Pahlawan Lampung Kebanggaan masyarakat Way kanan tersebut (Mayjend), Ryacudu lahir di Kampung Mesir Kecamata Bahuga Kabupaten Way kanan red), terlihat kumuh dan kurang terawat, dan bahkan kerapa ditemukan alat Kontrasepsi di lorong yang ada di bawah Patung tersebut.

Tugu Ryacudu sendiri terletak dilokasi yang strategis dan menjadi ttik Kulminasi dari 5 jalan, (Simpang 5 red), antara lain menuju Blambangan Umpu (Ibukota Way kanan red) menuju Kampung Negeri Baru (Kecamatan Umpu Semenguk red), 2 jalan menuju Kampung Umpu Bhakti serta satu arah jalan menuju Kampung Sido Arjo, Kecamatan Umpu Semenguk.

“Saya sudah berdomisili disini hampir berbarengan dengan dibangunnya Tugu Ryacudu itu, dan sejak diresmikan hingga sekarang Tugu Ryacudu memiliki magnet yang sangat kuat bagi masyarakat Way kanan dan bahkan dari luar Way kanan yang ingin menyaksikan bagaiman raut muka pahlawan yang melegenda dihati masyarakat Way Kanan, saya saja waktu kecil bercita cita ingin menjadi Ryacudu, karena dicerikan kakek saya kalau Ryacudu itu selai kaya beliau juga anggota TNI yang kebal dari peluru maupun senjata tajam,” ujar Rawan, warga yang tinggal diseputaran Tugu Ryacudu.

Menurut Rawan, beberapa waktu yang lalu dirnya memang pernah melihat ada orang berseragam yang mengukur dan memota Tugu Ryacudu, yakni saat Arinal Junaidi baru dilantik menjadi Gubernur Lampung, akan tetapi hingga jabatan Arinal junaidi habis, belum juga ada perehapan akan tugu yang sangat dibanggakan masyarakat itu,”Waktu itu saya tanya, kata mereka dari pemprov Lampung, mereka melakukan pengecekan akan Objek Tugu Ryacudu yang diperintahkan pimpinannya untuk direhap, dan saya berpikir sangat wajar direhap karena Arinal junaidi sendiri adalah warga Asli Way Kanan, dan Mayjend Ryacudu adalah pahlawan Nasional yang berasal dari Way kanan, yang juga ayah dari Kasad Jenderal Rya Mizard Ryacudu dan Mantan Wagub Lampung Samsurya Ryacudu, tapi apa kelanjutannya saya tidak melihat dan sekarang kondisinya sangat memprihatinkan.

Namun demikian pengunjungnya masih ramai, dan kerap kami melihat beberapa turis pendatang dari luar Provinsi yang sengaja ramai ramai hanya untuk poto didepan Tugu Ryacudu, aplagi ahri minggu ataupun sabtu sore Tugu ini penuh, jadi mestinya ada yang ngatur meinimal Pol PP sebab dibagian dalam itu kadang di jadikan muda muda tempat mojok, ” imbuh Rawan.

Terpisah, Hardi, warga Oku Timur yang dionfirmasi RLMG saat mengajak kawan kawannya nongkrong di Turgu Ryacudu menyatakan tertarik dari erita rekannya yang lain, kalau disore dan dimalam hari nongki di Tugu Ryacudu ada ketenangan tersendiri memandangi Patung Mayjend Ryacudu sembari menghitung kendaraan yang lewat lalu lalang dibawahnya.

“Sayang memang seperti tidak ada yang merawat, itu banyak plastik dan bungkus makanan serta bekas minuman ringan berserakan, tidak ada juga kotak untuk membuang sampah, kalau ditempat lain jika tidak ada yang jaga (pengurus red) ditempatkan kotak sampah sehingga pengunjung yang datang akan membuang sampah pada tempatnya, apalagi ini bukan tempat nongki biasa, tetapi patung pahlaewan yang menjadi kebanggaan masyarakat Lampung, dan bahkan Indonesai,” ujar Hardi seakan memprotes kondisi yang ada. (MBPN-SUNARDI)