• Ming. Sep 26th, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Ortu Korban Pelarian Anak Minta Tersangka Diamankan

Byadmin

Agu 19, 2021

LAHAT, bhayangkaraperdananews.com – Heriyanto ( 40 ) warga desa Giri Mulya, Kecamatan Lahat, Lahat, terpaksa harus melaporkan dugaan pelarian anak gadisnya sebut saja Bunga (15) yang masih dibawah umur oleh teman lelaki anak korban ke Polres Lahat, pada hari Minggu (12/08/21)

Laporan Heriyanto itu, lantaran dirinya sudah kesal dengan teman lelaki anak korban yakni AR (22) warga Ulak Mas, Kecamatan Lahat, Lahat, yang diduga sudah melarikan dan menyembunyikan anaknya.

Namun hingga kini, lanjut Heriyanto, laporannya hanya sebatas pemanggilan dari pihak keluarga tersangka. 

Bahkan, Heriyanto mengaku kecewa, panggilan secara lisan dari pihak Polres Lahat, pada hari ini Kamis, (19/08/21) untuk dimintai keterangan ditunda.

“Saya bersama istri sudah hadir memenuhi panggilan pihak Polres Lahat untuk dimintai keterangan tapi setelah saya datang ternyata pemeriksaannya ditunda, katanya ada kasus baru yang masuk, padahal saya sudah datang jauh – jauh dari desa untuk memenuhi panggilan dari pihak Polres,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Dan lanjut dia, tim penyidik Polres Lahat, meminta dirinya untuk menunggu panggilan selanjutnya, yang menurut rencana akan dilakukan pada tanggal 30 Agustus mendatang.

“Terus terang saya dan keluarga sudah menahan emosi dengan teman lelaki anak saya ini. Mengingat ini negara hukum, jadi saya serahkan ke proses hukumnya penangganannya,” jelasnya.

Peristiwa yang membuat Heriyanto melaporkan teman lelaki anaknya itu, bermula ketika anak gadisnya yang masih duduk dibangku SMA di Kota Lahat, tidak pulang kerumah pada hari Senin tanggal 6 Agustus 2021 lalu.

Diketahui, anak korban ini ada dirumah AR, kemudian Heriyanto mendatangi kediaman AR yang hanya berjarak kurang lebih 1 km dari rumahnya. Namun, keluarga AR setelah ditanya perihal anaknya ini mengaku tidak tahu menahu. Padahal, motor anak korban terlihat ada dirumah AR.

“Saat itu, saya meminta kepada keluarga AR untuk secepatnya mengembalikan anaknya kerumah dan barulah ke esokan harinya AR pun mengantar anak saya pulang kerumah,” ujarnya.

Sejak itulah, lanjut Heriyanto, usai bermusyawarah dengan seluruh keluarganya. Akhirnya, Heriyanto pun memutuskan melaporkan AR ke Polres Lahat.

“Saya tidak tidak tahu apakah ini ada unsur pidananya ataukah tidak membawa lari anak orang, saya buta hukum. Jadi saya menyerahkan sepenuhnya proses hukum ke polisi. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal – hal yang tak dinginkan baik dari keluarga saya, maupun keluarga AR sendiri,” pungkasnya.(MBPN.ZNL )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *