• Sab. Jul 20th, 2024

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Pemotongan Hewan Kurban di Hari Raya Idul Adha 1445 H Meningkat di Tejoagung Metro

ByMBP-NEWS

Jun 19, 2024

METRO | bhayangkaraperdananews.com –
Bertepatan dengan Hari Raya idul adha pada tanggal 17 Juni 2024, Ketua Panitia kurban Ir. H. Susanto bersama Ta’mir Masjid Ir. H. Daryono dibantu panitia 120 orang kerja sama melaksanakan penyembelihan sapi kurban 11 ekor sapi 13 ekor kambing Di lokasi Masjid usai solat Idul Adha.

Penyembelihan kurban dimulai pagi hari pukul 08.00 wib pagi hingga selesai sore hari pukul 17.30 wib, seluruh panitia mendapat tugas masing-masing sesuai arahan ketua, sapi kurban 11 ekor plus 13 ekor kambing di lokasi yang sama.

Di TejoAgung Kecamatan Metro Timur kota Metro dalam wawancaranya untuk pemotongan sapi kurban tahun 2024 masih standar tetap 11 ekor tetapi yang mengalami peningkatan adalah jumlah ekor kambing, Kambing yang dipotong berjumlah 13 ekor, tahun lalu 11 ekor, 120 orang jumlah panitia memakai pakaian rompi orange kelihatan kompak dalam bekerja disampaikan oleh H. Susanto didampingi anggota panitia lain.

Menurut H. Susanto semua ini adalah hasil arisan kelompok jamaah masjid Nurul iman terdiri dari masing-masing kelompok tujuh orang.

Masjid dan mushola di Tejoagung saling berkoordinasi dalam pembagian daging kurban melalui RT/RW data untuk yang berhak menerimanya dibagikan kepada seluruh masyarakat Tejoagung antara lain fakir miskin, Penyandang Disabilitas, Yatim piatu, termasuk yang kurban, juga panitia yang bekerja dalam pencacah tulang daging kulit juga diberikan kepada warga yang datang membawa kupon.

Sapi kurban tersebut telah dianggap sehat oleh tim kesehatan hewan kota Metro berjumlah 70 orang keliling memantau langsung ke Lokasi penyembelihan kurban,
Walikota Metro hanya titip satu ekor berupa satu ekor sapi, kata H. Susanto.

Musolah Asalam kurban 3 ekor sapi 3 ekor kambing, samping kediaman Wakil Walikota, seperti tempat ibadah lain, melaksanakan hal yang sama, sesuai harapan semua umat tidak akan habis hartamu jika dilaksanakan dengan tulus ikhlas dalam ibadah. (MBPN-Edi Karyoto)