• Sab. Jun 19th, 2021

Penuhi Kebutuhan Air, Kodam IX/Udayana Gelar Rakor Bersama Kementerian ESDM RI

Byadmin

Mei 18, 2021

BALI, bhayangkaraperdananews.com – Bahas terkait infrastruktur, pertanian dan ketersediaan air bersih khususnya di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Kodam IX/Udayana bersama Kementerian ESDMRI menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) melalui Vidcon pada Selasa (18/5/2021)

Mengawali Rakor, Bapak Sugeng Mujianto selaku Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Ditjen Minerba Kementerian ESDMRI menyampaikan sesuai mandat dari Menteri ESDMRI, kami ditugaskan untuk mengoptimalkan PPM ini kearah yang sekarang lagi dibutuhkan. Dimana saudara-saudara kita khususnya di NTT dan beberapa di NTB sekarang ini mengalami kekurangan/kendala ketersediaan air bersih.

Kami mendengar bahwasannya dari Kodam IX/Udayana sudah membuat hidram sendiri yang lebih ekonomis dan lebih efisien yang bisa dipakai untuk memompa dan mensuplay air tersebut kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan.

Kami juga telah menerima informasi bahwa dari Kodam IX/Udayana sudah identifikasi dan nanti kami crosschek juga dengan teman-teman dari Badan Geologi. 168 titik dimana sudah diupayakan sekitar 86 dan masih ada sekitar 80an yang mungkin kita perlu upayakan bisa menyediakan air dan mensuplay kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. 

Selanjutnya, Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Harfendi, S.I.P., M.Sc., bertempat di Ruang Yudha Puskodalopsdam IX/Udayana, Denpasar melalui Vidcon menyampaikan bahwa untuk Kodam IX/Udayana sampai saat ini sudah melakukan kegiatan pemasangan Pompa Hidram dengan menggunakan sumber air yang ada dipermukaan dan sampai saat ini sudah terpasang sebanyak 24 titik pompa baik yang berada di Bali, NTB dan NTT.

Kedepan, Kodam IX/Udayana akan merencanakan lagi yaitu semuanya sebanyak 202 titik pompa dan kita memang sudah ada kerjasama sebanyak 89 titik pompa dengan Kementerian PUPRRI. Nantinya ada juga yang belum dan mungkin bisa bekerjasama dengan Kementerian ESDMRI tentunya, harap Kasdam.

Lebih lanjut Aslog Kasdam IX/Udayana menyampaikan informasi yang bisa dijadikan referensi untuk mencari posisi-posisi air yang bisa dioptimalkan pemanfaatannya untuk kepentingan masyarakat sesuai wilayah teritorial Kodam IX/Udayana.

Bahwa Kodam IX/Udayana sesuai dengan inisiasi dari Bapak Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., sudah terpasang sebanyak 24 titik Pompa Hidram di 3 provinsi (Bali sudah 2 titik, NTB sudah 2 titik dan sisanya tersebar di wilayah Provinsi NTT) dan dilaksanakan dalam waktu 77 hari dengan tim pelaksana sebanyak 23 tim secara tersebar.

Untuk di wilayah NTT yang diluar dari anggaran PUPR yaitu sebanyak 89 titik, masih ada sekitar 31 titik sesuai ajuan masyarakat melalui para Babinsa. Kemudian untuk di NTB ada 25 titik dan di Bali dari 2 titik yang telah terpasang ternyata mulai banyak permintaan dari masyarakat sampai dengan 26 titik yang sudah tercatat saat ini.

“Jadi apabila ini semua bisa melaksanakannya, maka kami dari Kodam IX/Udayana menargetkan ada 5.174 kepala keluarga atau sekitar 16.500.010 jiwa yang bisa kita tolong. Karena mereka posisinya kelihatan banyak air tapi mereka posisinya berada di atas (lebih tinggi dari sumber air)”, jelas Aslog. 

Hadir juga dalam kegiatan Rakor diantaranya Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Kementerian ESDMRI, Kadis ESDM Pemprov. NTB dan NTT, Waasrendam IX/Udayana, Waasintel, Waaslog dan Waaster Kasdam IX/Udayana. (MBPN-Arda oka/Pendam IX/Udy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *