• Kam. Sep 23rd, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Perahu Nelayan asal Lasem Yang dikabarkan Hilang Berhasil ditemukan Tim SAR di Perairan Bonang

Byadmin

Agu 25, 2021

SEMARANG, bhayangkaraperdananews.com – Perahu yang ditumpangi 5 nelayan asal Desa Sarangmeduro Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang terombang ambing di perairan Bonang Kecamatan Lasem Kabupten Rembang Selasa (24/08/21) karena mati mesin, akibatnya mereka dilaporkan hilang. Namun Pukul 16.30 WIB berhasil menepi di pelabuhan Bonang dalam keadaan selamat. Rabu (25/08/21)

Kejadian tersebut menimpa M Tamsir (56),  Rofiq (50), Riswan Hadi (47) Mukti (46) dan Jumari (45) semuanya warga Sarangmeduro Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi kejadian Selasa (24/08/21) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari ke 5 nelayan berangkat mencari ikan dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Bonang Kecamatan Lasem menuju perairan Bonang.

 “biasanya nelayan tersebut pada siang hari sudah pulang kerumah namun sampai saat ini belum pulang. Diduga perahu mengalami troble engine dan terombang – ambing di laut” ungkapnya

Informasi kejadian hilangnya perahu tersebut dilaporkan pihak keluarga kepada Pos SAR Jepara untuk mencari keberadaan kapal dan 5 Person On Boat (POB).

Dengan informasi tersebut Kepala Kantor SAR Semarang memperintahkan Koordinator pos SAR Jepara untuk melakukan pencarian dan pertolongan disertai alut SAR air.

Operasi pencarian dan pertolongan tim SAR gabungan dengan metode penyisiran dengan menggunakan perahu karet dari TPI Bonang ke arah perairan Bonang

Setelah upaya pencarian oleh tim SAR gabungan, tim mendapatkan info bahwa perahu tersebut telah sandar di pelabuhan TPI Bonang.

“Informasinya perahu tersebut memang mengalami troble pada gardan sehingga perahu tidak bisa jalan dan akhirnya terombang ambing sekitar 20 Nautil Mil Utara pantai Lasem” imbuh Heru

Tuas gardan tersebut bisa diperbaiki oleh awak kapal  dan perahu tersebut hidup bisa jalan kembali menuju TPI Bonang dengan selamat.

“Setelah kami konfirmasi dan benar bahwa 5 nelayan tersebut telah selamat sampai pelabuhan maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali kesatunnya masing- masing” tutupnya. (MBPN-Sunarno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *