• Jum. Apr 16th, 2021

Polres Rembang Adakan Rapat Koordinasi Pengamanan Gereja

Byadmin

Mar 30, 2021

REMBANG, bhayangkaraperdananews.com – Rapat Koordinasi pengamanan Gereja di wilayah Kabupten Rembang bertempat di aula Polres Rembang. Selasa Tanggal 30 Maret 2021 pukul 13:30 wib.

Dalam acara Koordinasi di hadiri oleh, Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K, M.Si, Dandim 0720 Rembang di wakili pasiops Letda Suwartono, Setda Rembang Bp. Edy supriyanta,waka Polres Rembang,bKabag, kasat, dan Kapolsek jajaran, SatpolPp Rembang, Dinas perhubungan, Kasatkorcab Banser abdul rosyid, Pendeta GBI pdm Johanes, Pendeta GPT Yudhi N, Pengurus GIA Rembang soni wijayanto, Pendeta GKI Rembangbodt ketos eko, Gereja katolik Rembang Am. Wijayanto, Gereja Bala keselamatan Fandi, Ketua Muhammadiyah Rembang.

Rapat Koordinasi di pimpin langsung oleh Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K, M.Si, dalam sambutan Kapolres Rembang menyampaikan, tujuan pertemuan ini adalah berkaiatan dengan ledakan bom bunuh diri di makasar oleh teroris dengan sasaran umat kristiani yang akan melaksanakan peringatan paskah.

Dengan adanya bom bunuh diri ini masuk keamanan global, Pimpinan Polri mengantisipasi keamanan gereja di wilayah Kabupaten Rembang.

Mohon dukungan dari TNI, Satpol PP, Ormas dan tokoh masyarakat/tokoh agama yang ada di wilayah Kabupaten Rembang untuk memperlancar rangkaian paskah di wilayah Kabupaten Rembang.

Kami perlu masukan dari tamu undangan untuk perbaikan pengamanan yang mungkin perlu diperbaiki untuk kebersamaan, pengamanan akan dilakukan beberapa lapis untuk menyeleksi keamanan supaya kegiatan berjalan aman.

Terima kasih forkompimda telah membuat statmen aksi bom bunuh diri di makasar, Harapan kedepannya baik kegiatan masyarakat terkait keagamaan perlunya dilakukan koordinasi supaya kegiatan tetap berjalan dengan aman di wilayah Kab.Rembang.

Diharapkan untuk umat kristiani apabila kegiatan bisa dilaksanakan dengan daring bisa dilakukan untuk keamanan umat gereja.

Paparan Kasat Intelkam AKP Suroyoto, SH, M.M, Kirka intelijen perayaan paskah yang akan berlangsung hari jumat tanggal 2 April 2021, faktor keamanan dengan adanya ledakan di gereja katedral makasar.

Seluruh gereja di wilayah Kabupaten Rembang mayoritas melaksanakan perayaan paskah pada tanggal 2 April 2021, untuk fundametal x-Fpi dan x-HTI dimana pengurisnya masih pasif semua.

Prediksi tidak menutup kemungkinan adanya aksi teror di tempat ibadah di wilayah kita yang perlu di antisipasi, perlunya pengamanan terbuka maupun tertutup penjagaan gereja yang melaksanakan kegiatan baik jumat agung maupun perayaan misa paskah, Perlunya koordinasi FKUB dan lintas sektoral untuk antisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Paparan Kabag Ops Polres Rembang dalam rangka menyamakan persepsi kegiatan keagamaan yaitu kegitan perayaan paskah, Bahwa kejadian peledakan di makasar menjadi teguran akan keamanan Negara.

Di Kabupaten Rembang 45 gereja di 8 kecamatan, dalam hal ini 9 prioritas keamanan diantara 8 di kecamatan Rembang dan 1 di kecamatan Lasem.

Pengamanan polres rembang akan melaksanakan patroli bersama instansi terkait dalam skala besar yang akan dilaksanakan mulai Rabu malam sampai hari Minggu malam.

Pengamanan sebelum kegiatan akan dilakukan screning dan beberapa ring pengamanan. TNI, satpol pp, banser dan pemuda muhammadyah akan kita gerakkan bersama dalam kegiatan rangkaian paskah supaya kegiatan berjalan lancar dan aman.

Sambutan Setda Rembang, Prinsip Kab. Rembang mendukung respon cepat Polri dan TNI hari paskah diharapkan satpolpp dan dishub untuk membantu melaksanakan pengamanan.

Mudah mudahan di semua gereja sudah ada CCTV supaya bisa membantu merekam sebelum atau sesudah kejadian akan tetapi kabupaten Rembang berharap rangkaian paskah tetap berjalan aman dan lancar.

Masukan Ketua Muhammadyah Rembang, menurut kami bentuk bentuk terorisme kami menolak bentuk aksi terorisme baik kekerasan dan di dalam ajaran tidak ada.

Mohon maaf judul kegiatan ini menurut kami kurang pas, akan lebih baik pengamanan tempat ibadah, karena lebih luas dan aksi kekerasan tidak hanya di gereja bisa jadi di semua tempat ibadah yang sudah terjadi di luar pulau jawa.

Berharap bersikap adil di semua umat agama untuk pengamanan tempat ibadah.

Masukan ketua Banser Rembang, dari banser Rembang selalu mendukung kegiatan TNI POLRi dalam rangka pengamanan tempat tempat Ibadah.

Masukan Ketua Gereja katolik Lasem, umat kami 150 umat yang akan melaksanakan paskah. Kami sangat kawatir akan kejadian bom yang meledak di makasar dan diharapkan pelaksanaan pengamanan nanti maksimal supaya kami nyaman dalam kegiatan keagamaan.

Masukan  gereja, Terimakasih atas dukungan semua pihak yang hadir dalam kegiatan ini, kami menyebut hari suci atau perayaan paskah.

Terkait CCTV , kami baru menyadari dan akan diupayakan seluruh gereja akan dipasang CCTV.

Tanggapan Kapolres Rembang, Sebenarnya rapat ini merupakan rapat koordinasi lintas agama tempat tempat ibadah dalam rangka perayaaan Paskah, terima kasih semua pihak yang menjaga keamanan bersama terkait keagamaan apapun agamanya di Kabupaten Rembang.

Situasi perkembangan keamanan diseluruh dunia sudah melawan terorisme akan tetapi masih kecolongan dan kita antisipasi dan kita guyup untuk mengganggu kamtibmas di wilayah Kabupaten Rembang.

Untuk cctv perlunya pemasangan baik dirumah, tempat usaha, atau tempat ibadah ( tempat publik) untuk kemanan diri kita sendiri.

Untuk keamanan Covid 19 diharapkan sesuai protokol kesehatan yaitu 50% dari kapasitas ruangan atau kegiatan bisa dilakukan Daring oleh umat gereja. Berharap semua kegiatan nantinya berjalan sesuai harapan bersama dalam keadaan lancar. (Suparjan – Rembang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *