• Sel. Nov 30th, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Polrestabes Semarang Sergap Pelempar Sabu ke Dalam LP Kelas 1 Semarang

Byadmin

Nov 3, 2021

KOTA SEMARANG, bhayangkaraperdananews.com – Polrestabes Semarang kembali berhasil mengungkap peredaran narkoba di wilayah Hukum Polrestabes Semarang.

Kali ini Polrestabes Semarang berhasil mengungkap Pelaku pengedar narkoba jenis sabu yang disimpan kedalam bola tenis dilempar ke dalam LP Kelas 1 Semarang, yang terjadi hari jumat 29 Oktober 2021, sekira pukul 12.30 wib.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Semarang Kompol Aries Dwi Cahyanto, S.H., S.I.K, dalam konferensi pers ungkap kasus di Polrestabes Semarang, Selasa (2/11/2021) siang, menjelaskan kronologi kejadian bahwa sebelumnya Petugas Sat Resnarkoba Polrestabes Semarang menerima informasi dari Lapas Klas I Semarang sehubungan dengan temuan oleh petugas sipir di sekitar kamar blok narapidana, yaitu barang berisi sabu yang diduga dimasukkan dengan cara dilemparkan dari luar lapas, tepatnya di samping pagar tembok yang berbatasan dengan Jalan Anyar Duwet Kelurahan Kedungpane Kecamatan Mijen Kota Semarang, kemudian atas informasi tersebut kemudian tim opsnal melakukan penyelidikan.

Lanjut Kompol Aries, ketika Petugas melakukan penyelidikan dengan mengawasi di luar tembok LP, Petugas melihat pengendara sepeda motor yang berhenti dengan gerak gerik mencurigakan yang berusaha melemparkan barang ke dalam LP.

Dengan gerak gerik yang mencurigakan, pengendara motor itu melempar bola tenis ke lapas. “Petugas lalu mengejar pelakunya. Dan bisa ditangkap sejauh 300 meter dari lapas,” ujarnya.

Kompol Aries mengatakan pihaknya telah menangkap RE dan seorang narapidana Lapas Kedungpane berinisial HS yang menjadi penadah bola tenis berisi sabu tersebut.

Saat kejadian, RE diringkus di depan toko bangunan Nadia Jalan Anyar Duwet, Kedungpane Kecamatan Mijen yang berada tepat di samping tembok Lapas Kedungpane.

Dari upaya penyergapan terhadap RE, personelnya telah mengamaakan dua telepon genggam, dua bong sabu dan sebuah motor yang dijadikan barang bukti.

“Dari pendalaman penyelidikan, sejumlah barang bukti yang diamankan berupa sabu sebanyak 27,82 gram,” sebut Kompol Aries.

Selain itu, barang bukti lainnya antara lain empat plastik sabu yang dibungkus dalam bungkus rokok, satu bola tenis hijau, satu helm, satu kaos serta sebuah tas.

“Pelaku dijerat pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 1999 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya penjara seumur hidup atau penjara 20 tahun dengan denda Rp800 juta,” ujarnya. (MBPN-Eliezer Yulianto/Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *