• Sel. Des 7th, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Press Release Penggelaran Hasil OSJC (Ops Sikat Jaran Candi) 2021 Ex Wil Polwiltabes Semarang

Byadmin

Nov 2, 2021

KOTA SEMARANG, bhayangkaraperdananews.com – Ex Wil Polwiltabes Semarang menggelar Press Release Penggelaran Hasil OSJC (Ops Sikat Jaran Candi) 2021 yang bertempat di lapangan Apel Polrestabes Semarang, pada selasa (2/11/2021) pukul 10.00 wib.

Kegiatan Press Release Penggelaran Hasil OSJC (Ops Sikat Jaran Candi) 2021 ini serentak dilaksanakan di seluruh Jajaran Polda Jateng melalui Virtual yang di Pimpin oleh Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K.

Sedangkan dalam Press Release yang dilaksanakan di Polrestabes Semarang dilakukan secara tatap muka dihadiri oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, S.I.K., S.H., M.Hum. dan para Kapolres Ex Wil Polwiltabes Semarang yaitu Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, S.H., S.I.K., M.Si., Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto, S.H., S.I.K., M.H., dan Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya, S.H., S.I.K., M.H.

Kapolrestabes Semarang dalam mewakili sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada rekan-rekan wartawan yang turut hadir dalam kegiatan press release terkait dengan pelaksanaan Operasi Jaran Candi 2021di Ex Wil Polwiltabes Semarang dengan sasaran pelaku curat, curas dan curanmor yang dilaksanakan dari tanggal 11-14 Oktober 2021.

Beliau juga mengatakan bahwa jajaran Ex Wil Polwiltabes Semarang dalam Ops Jaran Candi 2021 telah mengungkap 55 laporan polisi kasus 3C, diantaranya 17 laporan polisi merupakan pengungkapan TO dan 38 laporan polisi adalah pengungkapan non TO operasi Jaran Candi 2021.

Lebih lanjut dalam pengungkapan tersebut telah menangkap pelaku 3C sebanyak 43 orang pelaku. Dari 43 pelaku tersebut 39 orang merupakan pelaku curat (pencurian dengan pemberatan) dan 4 orang pelaku curras (pencurian dengan kekerasan).

Kemudian beliau juga menambahkan, untuk barang bukti yang sudah berhasil diamankan berupa kendaraan roda enam : 2 unit, kendaraan roda empat : 3 unit, sepeda motor : 45 unit, STNK : 26 lembar, BPKB : 11 lembar, kartu Identitas : 1 lembar, uang tunai Rp. 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah), Handphone : 9 unit,  laptop : 1  unit, obeng 1 buah, dan kunci palsu 4 buah.

Kemudian untuk Polrestabes Semarang secara keseluruhan telah mengungkap 25 laporan polisi kasus 3C, diantaranya 6 laporan polisi merupakan pengungkapan TO dan 19 laporan polisi adalah pengungkapan non TO operasi Jaran Candi 2021,”kata Kapolrestabes.

Adapun dalam pelaksanaan operasi tersebut Polrestabes Semarang juga telah menangkap 21 orang pelaku. Dari 21 pelaku tersebut 19 orang merupakan pelaku curat (pencurian dengan pemberatan) dan 2 orang pelaku curras (pencurian dengan kekerasan).

Lebih lanjut dari hasil Operasi Jaran Candi 2021 tersebut Polrestabes Semarang telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan roda empat : 2 Unit, sepeda motor : 21 Unit, STNK : 10 lembar, BPKB : 6 lembar, kartu Identitas : 1 lembar, uang tunai Rp. 500.000,- Rupiah, Handphone : 5 unit,  laptop : 1  unit, dan kunci palsu 4 buah.

Dalam penuturannya, modus operandi yang sering digunakan dalam kasus curanmor biasanya menggunakan kunci T atau dengan menggunakan kunci palsu dan TKP kebanyakan di pemukiman masyarakat. Sedangkan untuk modus operandi dalam kasus curat dengan cara pelaku masuk ke kediaman korban kemudian mengambil barang yang ada dirumah korban.

Salah satu korban curanmor Aprilianti (35), warga gergaji pelem semarang, menyampaikan, ucapan terimakasih atas kinerja pihak kepolisian, sehingga sepeda motornya yang telah dilaporkan hilang dapat ditemukan dan telah ditangkap pelakunya, Korban langsung menerima kunci dan motornya dari  Kapolrestabes Semarang seusai acara press releas. (MBPN-Eliezer/Humas Polrestabes Semarang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *