• Ming. Jun 20th, 2021

Rapat Koordinasi Kesepakatan di Kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung Rembang

Byadmin

Jun 10, 2021

REMBANG, bhayangkaraperdananews.com – Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung Rembang menggelar rapat koordinasi kesepaktan bersama keamanan, ketertiban dan kebersihan pantai Tasikagung Rembang, Bertempat di aula kantor PPP Tasikagung, (10/6/2021).

Rapat koordinasi di hadiri oleh Ka PPP Tasik Agung Yunus Mintarso,S.PI,,M.SI, Kepala dinas perikanan dan kelautan kab.Rembang, Suparman, Kasatsatpol Airud yang diwakili Ipda Jemino., Danposal Rembang Letda laut Budi W, Ketua paguyuban dan ketua Asosiasi, Perwakilan Pengusaha kapal cantrang dan mini purse seine peserta 15 orang.

Ketua PPP Tasikagung Agung Yunus Mintarso,S.PI,,M.SI, menyampaikan, Mendasari rakord hari jumat 14 pebruari 2021 bertempat diaula kantor ppp tasikagung rembang dengan hasil menyepakati utk melaksanakan yg berdasarkan pasal pasal yg sudah dituangkan dalam ketentuan di bab I sd bab VI di paragraf 1 sd 12,  serta pasal 1 sd pasal 20.

Rencana pembangunan breakwater di PPP Tasikagung dengan alokasi dana 59 milyar, Untuk keselamatan cegah korban meninggal dilaut dengan memakai alat pelampung dan cegah bahaya kebakaran.

Pembacaan berita acara kesepakatan bersama. Pengawasan terhadap lokasi  bongkar kapal mini sepanjang 50 meter, dilakukan oleh masyarakat, paguyuban cantrang, paguyuban mini dan aparat keamanan satpolair Polres Rembang dan pos TNI AL serta kantor PPP Tasikagung.

Sambutan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Suparman, Pelabuhan kewenangan dari Propinsi dan sistem pengelolaaan tambat labuh kapal oleh PPP Tasikagung Rembang untuk menjamin ketertiban setiap kapal.

Pemberian sanksi bila tdk tertib dalam hal tambat labuh, zona parkir kapal cantrang dan mini purse seine semua punya hak untuk tambat labuh, bagi paguyuban dihimbau untuk peran aktif mengatur tambat labuh.

Ketua paguyuban  Sugiyanto Menyampaikan l bahwa paguyuban berbadan hukum untuk  kendala faktor utama tambat labuh adalah Faktor alam / pasang surut air, kesadaran dan keamanan kapal.

Ipda Jemino KBO Satpolairud menyampaikan : Sesuai dengan tupoksi Polairud dan TNI AL tentang keamanan dan ketertiban , setiap hari mengadakan patroli di aset aset pemerintah dan pribadi, berkaitan dengan ketertiban mengadakan giat penertiban parkir pernah mengadakan tindakan yg membuat efek jera.

Berkaitan dengan keamanan sudah membagikan pelampung tapi tidak pernah dipakai dan dicek dikapal tdk ada alat perlengkapan keamanan seperti pelampung. (MBPN-Suparjan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *