• Sen. Jan 17th, 2022

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Ratusan Warga Datangi Kantor DPRK Aceh Singkil, Minta 6 Tuntutan

Byadmin

Des 1, 2021

Aceh Singkil, bhayangkaraperdananews.com – Ratusan warga Desa Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara datangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, Rabu (1/12/2021) di Kampung baru.

Kedatangan Mereka di kantor DPRK Aceh Singkil adalah meminta sengketa lahan yang dikuasai oleh perusahaan perkebunan PT Nafasindo/Unertraco segera dituntaskan.

Yakarim Munir, selaku Orator Aksi menyebutkan bahwa persoalan sengketa itu menurutnya tidak kunjung selesai.

Padahal katanya, 3 bulan yang lalu mereka sudah menyurati Ketua DPRK untuk menindaklanjuti persoalan tanah tersebut. Namun surat jawaban dari DPRK yang mereka layangkan tak kunjung berbalas.

Sementara itu, Burhanuddin Malau, menilai sikap yang ditunjukkan oleh DPRK Aceh Singkil seperti seorang pengecut.

Menurutnya, DPRK Aceh Singkil hanya perlu rakyat disaat mereka hendak mencalonkan diri saja. Ketika mereka sudah duduk, para wakil rakyat itu menghindar dan sombong terhadap rakyat yang memilihnya.

Berikut 6 Poin tuntutan yang mereka layangkan ialah ;

Pertama : Tinjau ulang sertifikat HGU PT. Nafasindo jalan GOR sebatang, dan di batalkan Legalitasnya.
Kedua : Kembalikan Tanah masyarakat sepanjang jalan GOR sebatang kepada
masyarakat penggarap awal pertama, yaitu 6 kilometer 200 meter kiri- kanan.
Ketiga : Periksa para pihak yang terlibat Dugaan manipulasi data, baik dari badan pertanahan Nasional (BPN) atau pejuang LSM Gempa sebagai penerima manfaat dari pemerintah daerah Aceh Singkil, yang diproses untuk pembuatan surat HGU PT Napasindo.
Keempat : Bila ada kesepakatan masyarakat jadikan warga /para penggarap di lahan tersebut menjadi petani plasma, dan yang mana plasma tersebut salah satunya sarat pembentukan HGU.
Kelima : Tegakkan hukum dan keadilan dan tangkap para pelaku yang terlibat maladministrasi /rekayasa dalam perizinan, dan
Ke enam : Pemerintah Aceh umumnya, terkhusus kabupaten Aceh Singkil harus berlaku adil terhadap perlakuan masyarakat dengan perkebunan atau perusahaan sesuai dengan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku perihal HGU.

Salah satu anggota DPRK, Ramli boga, menanggapi keluhan dan isi orasi masyarakat, mengatakan akan memperjuangkannya.
” Walaupun dengan beban yang berat ini, akan saya kordinasi bersama rekan rekan dewan agar tuntutan masyarakat ini segera Kami tindak lanjuti. dewan perwakilan rakyat kabupaten (DPRK) akan lakukan RDP dalam jangka waktu dekat ini”, Kata Ramli Boga, selaku anggota DPRK yang menyahuti dan mendengarkan permintaan masyarakat.

Tanggapan dari Anggota dewan tersebut disambut dengan tangis bahagia dan haru oleh ibu Ibu. lelah mereka seakan terbayar walaupun perjuangan 30 tahun tidak sepadan.

Setelah selesai menandatangani sebagai bukti untuk menyelesaikan sengketa lahan masyarakat GOR sebatang, akhirnya masa unjuk rasa menuju badan pertanahan Nasional (BPN), serta lanjut ke kantor Bupati Aceh Singkil, di Singkil. (MBPN_A2/HT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *