• Kam. Sep 23rd, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Seorang Pemuda Tewas Seketika Dalam Aksi Balap Liar di Kropak Wirosari

Byadmin

Agu 23, 2021

GROBOGAN, bhayangkaraperdananews.com – Peristiwa yang mengenaskan dari aksi balap liar yang kembali memakan korban. Kejadian tersebut terjadi di jalan Wirosari-Tuko, Desa Kropak, Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan ,pada hari Minggu tanggal (22/8/2021). Korban diketahui bernama Dst (18), warga Krajan, Desa Kalirejo,Kecamatan   Wirosari Kabupaten Grobogan .

Dari informasi yang dihimpun oleh Tim Media bhayangkara perdana news Grobogan, ketika korban awalnya melaju dari arah utara dengan mengendarai Yamaha Vixion bernopol K-5763-AJ bercepatan tinggi. Sementara dari arah berlawanan ada pengendara Honda Karisma bernopol K-3217-EP sedang membawa keranjang berisi buah melon. 
Karena saling beradu kecepatan dengan temannya, korban oleng ke kanan hingga menabrak kendaraan dari lawan arah, akibat tabrakan tersebut korban terjatuh dengan kepala terbentur beton jalan.

Sementara satu korban lainnya (pengendara Karisma) mengalami luka ringan, dan langsung meninggalkan lokasi kejadian. 

Dua kendaraan yang beradu layaknya seperti banteng tersebut mengalami rusak parah di bagian depan kedua roda depan kendaraan lepas dari shock breaker. 

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan pihak kepolisan. Beberapa saat kemudian Tim Inafis bersama Satlantas Polres Grobogan mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP . 
Ketika di hubungi oleh Tim Media bhayangkara perdana news Grobogan,
Kasat Lantas Grobogan AKP Sri Martini, SH, MH. mengatakan bahwa,” kasus ini tengah ditangani petugas.  

Sementara itu dengan banyaknya kejadian kecelakaan yang timbul dari balapan liar di berbagai daerah Redy Hartono selaku Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GEBRAK Gerakan Bersama Rakyat di Gubug ,berharap Supaya Masyarakat sadar bahwa hal itu bisa merugikan diri sendiri juga orang lain, gunakan waktu kegiatan untuk yang bermanfaat dan berguna, seperti berkreasi yang menghasilkan. apalagi khususnya kaum muda sebagai generasi penerus bangsa,” Harapnya.


Menurut Redy Hartono, APH (Aparat Penegak Hukum) yaitu Polisi juga harus benar-benar tegas dalam bertindak supaya efek jera untuk melakukan balap liar itu reda,juga sosialisasi perlu terus di lakukan ,sehingga kenakalan anak bisa berkurang dan menekan angka Kecelakaan ,” Pungkas Redy Hartono.(MBPN-MUHTAROM, S.Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *