• Kam. Jul 25th, 2024

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Diduga Tambang ilegal di Banjarnegara masih Nekat Beroperasi sampai hari ini

ByMBP-NEWS

Mar 18, 2024

JATENG | bhayangkaraperdananews.com – Makin maraknya tambang ilegal yang masih tetap beroperasi sampai hari ini, seperti yang salah satu awak media temukan di daerah Kali Tengah Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara. seolah olah ada pembiaran dari aparat penegak hukum (APH) setempat.

Saat awak media melakukan monitoring control sosial di daerah Banjarnegara Jawa Tengah mendapati tambang yang diduga tak berijin (ilegal), karna saat awak media berada di lokasi tersebut, tidak ada satupun yang bisa kami mintai keterangan/klarifikasi mengenai kegiatan tersebut.

Untuk keterangan orang-orang yang berada di lokasi tersebut saling lempar sana lempar sini saat awak media menanyakan siapa yang bertanggung jawab mengenai kegiatan tersebut, akhirnya minta keterangan kepada pekerja yang berinisial ( W) selaku operator alat berat tersebut, dari keterangan operator ( W) mengatakan saya cuma sebagai operator alat berat pemilik alat ini adalah PT. Bangkit Karya selaku penanggung jawabnya bernama inisial (M), setelah memberikan keterangan operator menunjukan surat izin operasional ( SIO) yang sudah tidak berlaku yang berarti secara aturan saudara(W) tidak diizinkan untuk menjalankan alat jenis tersebut dan (W) selaku operator alat berat juga tidak bisa menunjukan surat izin layak operasional (SILO) dan juga memberitahukan kepada awak media bahwa (SILO) nya juga tidak ada.

Jelas menurut aturan dan prosedur harusnya alat berat jenis tersebut juga tidak boleh beroperasi juga, diduga alat berat tersebut juga menggunakan BBM jenis solar subsidi, jelas-jelas dengan keterangan tersebut kita harap dari pihak ( APH ) harus bertindak tegas untuk menindak para pelaku yang melanggar.

Saat awak media meninggalkan tempat tersebut, Jumat 15 Maret 2024 awak media langsung ke Polsek setempat untuk mengkoordinasikan temuan tersebut.

Saat awak media berada di Polsek Purwanegara ditemuilah dari pihak anggota Polsek Purwanegara berinisial (R) yang menerangkan bahwa saat itu bapak kapolsek juga bapak kanit tidak ada ditempat dan nanti akan dikoordinasikan kepada beliau.

Sehari kemudian tidak ada informasi dari Polsek, pada hari sabtu 16 maret 2024 pukul 11.54 wib, awak media konfirmasi ke Polsek Purwanegara dengan anggota berinisial (R) melalui via WhatsApp dari chat tersebut saudara (R) mengatakan sudah dikonfimasikan, kemudian diminta langsung menghubungi ke Polres Unit Dua yang berinisal (B) menurut keterangan saudara (R) galian itu ada kaitannya dengan saudara (B) setelah awak media menghubungi saudara (B), Tetapi saudara (B) lepas piket dan mengatakan nanti saudara (R) akan hubungi kami lagi, tidak selang beberapa lama saudara (R) menghubungi kami lewat via WA diminta langsung ke kantor Polsek.

Saat awak media melanjutkan kegiatan di wilayah Kebumen dalam perjalanan saudara (R) menghubungi via WA diminta menemui rekannya yang berinisial (Y) di Polsek Purwanegara dan ditemui oleh salah satu anggota Polsek yang tidak tahu namanya, saat awak media menanyakan maksud untuk ketemu saudara (Y) langsung dipersilahkan masuk, dan anggota dari polsek tersebut bertanya memastikan apakah dari media dan kami jawab iya….lalu anggota dari Polsek tersebut memberikan amplop sambil berkata,” saya dititipin ini“. Kami menolak dan tahu apa maksudnya, karena kami takut sebagai warga Negara Indonesia Negara Hukum dan ini harus ditegakkan .

Kepada (APH) dan kepada Bapak Kapolda Jawa Tengah, kami sebagai awak Media merupakan kontrol sosial yang bermitra dengan Polri berharap untuk permasalahan ini agar segera ditindak lanjuti juga menindak dengan tegas apabila ada oknum yang ikut main di dalamnya. (MBPN-Lilik/Red)