• Mon. Apr 20th, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

Perhutani Salurkan Sarana Kewirausahaan Bagi Teman Difabel

SEMARANG, bhayangkaraperdananews.com – Bertempat di Kantor Perum Perhutani BKPH Jembolo Utara, Perhutani menyerahkan bantuan sarana kewirausahaan bagi 10 (sepuluh) orang penyandang difabel, Kamis (11/08).

Adapun sarana kewirausahaan yang disalurkan berupa mesin jahit sebanyak 3 (tiga) buah untuk penyandang tuna rungu, tangan hilang satu, dan kaki kecil, mesin kompresor sebanyak 2 (dua) buah untuk penyandang cacat mata dan cacat kaki/kecil, alat pangkas rambut sebanyak 2 (dua) buah untuk penyandang cacat kaki dan kaki kecil sebelah, mesin bor listrik sebanyak 1 (satu) buah untuk penyandang cacat kaki, mesin bobok kayu sebanyak 1 (satu) buah untuk penyandang cacat kaki, sepeda listrik sebanyak 1 (satu) buah untuk penyandang kerdil.

Administratur KPH Semarang, Edi Suroso beserta jajarannya menyerahkan secara langsung bantuan tersebut.

“Semoga bantuan Perum Perhutani ini dapat menolong saudara kita yang memiliki keterbatasan agar bisa beraktivitas lebih baik dan memiliki semangat serta dan harapan baru,” ungkapnya.

Lebih lanjut Edi Suroso juga menyampaikan bahwa bantuan serupa akan terus diberikan tiap tahun oleh Perusahaan secara berkelanjutan dan bergilir karena ini sebagai salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat.

“Perusahaan punya kewajiban ikut mensejahterakan masyarakat dan salah satu wujudnya adalah pemberian bantuan bagi para penyandang difabel,” lanjutnya.

Penerima bantuan alat bantu bagi penyandang difabel merupakan warga desa Wonoyoso, Dsn Borangan Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang, warga desa Kentengsari, desa Ngombak, desa Karanglangu Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan, warga desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak.

Salah seorang penerima bantuan mesin jahit dari Kabupaten Semarang, Binti Rokfatus Sania menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Perum Perhutani KPH Semarang. Sania dan rekan-rekan penyandang difabel lain merasa sangat tertolong dan bahagia dengan bantuan yang diterima.

“Dengan mesin jahit  yang saya terima ini, saya bisa berwirausaha untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan semoga bapak-bapak yang memberi bantuan diberi kemudahan dan kelancara usahanya”, katanya. (MBPN-Muhtarom/Kom-PHT/Smg).