NTT, bhayangkaraperdananews.com – Perhelatan akbar yang diadakan setiap 4 tahun sekali dilaksanakan Pada tanggal 24 – 27 Oktober 2022, Acara bertajuk Rapat Umum Anggota (RUS) yang ke 15, berlangsung selama 4 hari di Pulau Sumba Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tuan dan Puan rumah kali ini adalah Sekolah Tinggi Teologi Gereja Kristen Sumba (STT GKS) telah menyiapkan acara secara luar biasa, dilengkapi dengan sambutan tarian tradisional sangat meriah. Peserta berasal dari berbagai daerah mulai dari Sumatera sampai Papua terdiri dari 42 Sekolah Anggota Persetia yang hadir.

Acara dimulai dengan tradisi adat Sumba dengan tarian yang berasal dari Mahasiswa-Mahasiswi STT GKS. Beragam tarian disuguhkan untuk memeriahkan acara penyambutan. Di sisi lain, disuguhkan pula penenun kain sumba dalam refleksi firman ibadah pembukaan. Penenun yang tekun, rajin dan penuh kesederhanaan menjadi sebuah benang merah dari refleksi firman ibadah pembukaan.

Dalam pembukaan tersebut disampaikan pula sambutan dari Ketua Sinode Gereja Kristen Sumba, Perwakilan Pemerintahan Sumba Timur dan panitia. Sambutan hangat dari para pejabat menjadi kesan yang diterima baik oleh para peserta.
Pdt. Zakaria J. Ngelow Didaulat menyampaikan materi tentang Pendidikan Teologi Bagi Perdamaian dan Keutuhan Bangsa.
Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa pendidikan teologi perlu dikontekstualisasi dan diaktualisasikan dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat. Pendidikan teologi tidak hanya berhenti dalam wacana sekolah, namun perlu diaktualisasikan di ranah gereja, sehingga jemaat gereja dapat mengimplementasikannya di dalam kehidupannya. Oleh sebab itu, pendidikan teologi harus dikelola secara lebih serius, baik dari segi legalitas, mutu dan kualitas lainnya.
Acara dilanjutkan dengan pembagian kelompok untuk membahas kemajuan perkembangan pendidikan teologi di Indonesia melalui Persetia. Empat kelompok tersebut membahas tentang Organisasi dan Kelembagaan, Program Kerja, Kemitraan dan Keuangan serta Panitia Nominasi Pemilihan Pengurus Persetia Periode 2022 – 2024.
Keempat kelompok tersebut bersama berdiskusi bagi keberlangsungan kemajuan pendidikan tinggi teologi di Indonesia. Hasil diskusi kelompok kemudian dipresentasikan dan diskusikan kembali kepada semua peserta yang hadir.
Rangkaian acara ditutup oleh Ibu Ketua Sinode GKS dengan menyampaikan pesan untuk tetap sehati sepikir, guna memajukan pendidikan teologi di Indonesia.
Pada akhir acara terpilih pengurus baru Persetia periode 2022 – 2024, terdapat harapan yang besar di pundak para pengurus untuk bersama memajukan pendidikan tinggi teologi dalam wadah Persetia. (MBPN-Dr. Yahyo)
