ACEH | bhayangkaraperdananews.com – Pidie Aceh yang akan dikunjungi oleh Presiden Jokowi pada hari Selasa tanggal 27 Juni 2023.
Sangat kecewa dengan sikap pihak panitia penyambutan Presiden, karena panitia telah merobohkan atau menghilangkan sisa-sisa bangunan yang pernah dijadikan tempat penyiksaan orang Islam Aceh pada masa DOM 1989-1999.
Dalam hal ini Tgk. Dr (Cand) Yusuf Al-Qardhawy, SH.I., CPM., MH. Juga Tokoh pemerhati masa DOM mengatakan bahwa Saya anak salah satu dari korban penyiksaan dan penahanan masa DOM di Rumoh Geudong Teupin Raya Pidie, Karena Tempat itu bagi kami adalah merupakan tempat bersejarah sebagai bukti pernah terjadi pelanggaran HAM berat yang melanggar Statu Roma di Provinsi Aceh.
Seharusnya legislator Aceh dan Pidie khususnya bersuara mengenai hal ini. Jangan tinggal diam ketika bukti-bukti masa konflik coba dihilangkan.”
Kami berharap kepada pihak pemerintah pusat mengatahui dalam hal ini supaya kami dapat menyampaikan aspirasi kami sebagai warga negara Indonesia, pungkas Tgk. Dr (Cand) Yusuf Al-Qardhawy, SHI., CPM., MH. (MBPN-Rusli)
