LAHAT | bhayangkaraperdananews.com – Bukit Besak News- Korban bernama Step Pajri Aprianto (20) tahun warga Desa Merapi diduga korban pengeroyokan hingga mengalami luka tusuk di dada kiri karen nujaman benda tajam, saat korban melapor ke Polsek Merapi didampingi keluarga dan ibunya dan dilakukan BAP oleh petugas dari Polsek Merapi.
Korban bernama SPA warga Desa Merapi menjelaskan saat dimintai keterangan oleh pihak polisi, menerangkan bahwa pelaku inisial AD cs, adalah seorang pelajar warga Desa Banjarsari.
Berdasarkan surat terima tanda laporan polisi ( STTLP) nomor: STTLP/ 135/VIII/2023/SUMSEL/RES LAHAT/SEK MERAPI menurut korban SPA ada luka tusuk benda tajam di dada kiri, kepala, dan tangan dan luka dibagian kepala diduga hantaman benda tumpul. Diruang SPK Polsek Merapi laporan tersebut diterima oleh KA.SPK III Ajun Inspektur Polisi Idil Fitri, SH. kamis, 31/8/23
Ibu korban berharap atas kejadian yang menimpa anaknya ini agar semua pelaku segera ditangkap dan dapat diadili
” Ibu korban yang keseharian bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan telah ditinggal mati oleh suami nya, berharap agar pihak kepolisian untuk dapat menangkap pelaku nya sdr ( AD) warga Desa Banjarsari, bahwa anak saya ada beberapa luka tusuk akibat benda tajam di dada kiri, kepala,dan tangan dan luka di kepala diduga benda tumpul ungkap ” ibu SPA saat diwawancarai usai mendampingi anaknya SPA Korban pengeroyokan.
Ajun Inspektur Polisi Idil Fitri, SH membenarkan bahwa ada laporan dari SPA dan ibunya bahwa telah terjadi pengeroyokan terhadap korban
” berdasarkan ( STTLP) nomor: STTLP/ 135/VIII/2023/SUMSEL/RES LAHAT/SEK MERAPI ini kami akan tindak lanjuti, untuk saat ini kami akan mengambil tindakan, pengembang. Korban juga sudah visum, berharap pelaku dapat dapat segera bisa diamankan.” Tukas Idil Fitri kepada awak media. (MBPN&ZAINAL )
