JAKARTA | bhayangkaraperdananews.Com – Jaksa Agung Muda Intelijen Prof.Dr
. Reda Mantonvani, S.H, LL.M.dalam paparannya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap respon pemerintah daerah lewat rencana pembangunan gedung kantor pengacara negara, gapura dan renovasi pagar kantor kejaksaan negeri jakarta pusat ,secara resmi Jambintel meletakan batu pertama pembangunan gedung Kantor Pengacara Negara (KPN), Jumat, (26/1/24) .
Lanjut Jamintel Prof Reda mengatakan, pembangunan gedung KPN ini merupakan bentuk sinergitas antara penegak hukum dan bank pemerintah yakni Bank Syariah Indonesia.
Dimana dana yang akan dikeluarkan dalam pembangunan gedung KPN sebesar Rp2,8 miliar berasal dari corporate social responsibility (CSR) BSI.
“Kami mengapresiasi kerja cerdas BSI yang membangun gedung kantor pengacara negara melalui CSR. Semoga dengan pembangunan gedung kantor pengacara negara ini, akan menambah semangat para pengacara negara dalam bekerja,” ucap Prof Reda.
Mantan Kajati DKI Jakarta ini mengungkapan pengalamannya saat akan membangun gedung panti asuhan. Saat itu dirinya mengaku terbantu oleh BSI dalam proses pengurusan pinjaman dana.
“Alhamdulillah BSI membantu kami dalam soal pengurusan pinjaman dana untuk pembangunan gedung panti asuhan,” kenangnya.
Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakpus, Safrianto Zuriat Putra menjelaskan, pembangunan gedung KPN Kejari Jakpus akan berada di sisi kiri gedung Kejari Jakpus.
Pembangunan gedung KPN berkelir putih tersebut, rencananya akan mempunyai tiga lantai dilahan seluas 88 M2 dari total lahan 330 M2.
“Pembangunan gedung KPN ini, kami memanfaatkan lahan parkir kendaraan seluas 330 meter persegi,” kata Safrianto di depan Jamintel Prof Reda, Kapolres Jakpus Susatyo Purnomo Condro, Kajari Jakut Atang Pujianto dan para Asisten Kejati DKI serta Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna.
Dalam acara itu, Jamintel Prof Reda Manthovani juga meletakan batu pertama dan menandatangani batu prasasti pembangunan gedung KPN. (MBP/Red)
