DENPASAR | bhayangkaraperdananews.com – Pasikian Yowana Bali Majelis Desa Adat (MDA) untuk tahun ini kembali menyelenggarakan pelatihan Kepemimpinan adat atau palpimdat dari tanggal 9 hingga 10 November 2024.
Mengambil tema Surya Brata melalui pelatihan tersebut para yowana bali diharapkan akan lebih bersinar dan bisa berdampak terhadap masyarakat sesuai materi pelatihan yaitu dibidang hukum adat, kelembagaan, kepemimpinan dan tradisi desa adat.
Setelah kabupaten Buleleng tahun ini kota Denpasar dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan pelatihan kepemimpinan adat atau palpimdat ke 2 yang di selenggarakan oleh Pasikian Yowana Bali Majelis Desa Adat (MDA)provinsi Bali, Palpimdat ke dua diikuti sekitar 160 peserta/ pasikian yowana dari sembilan kabupaten kota di Bali Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda pengenal peserta oleh Bandesa Agung MDA Provinsi Bali, IDA PANGELINGSIR AGUNG PUTRA SUKAHET didampingi IDA DWAGUNG LESMANA, SH, M.Kn selaku Manggala utama serta I DEWA PUTU ARDITA YASA selaku Manggala Pasikian Yowana Bali dan undangan lainnya.
Menurut I DEWA PUTU ARDITA YASA Manggala Pasikian Yowana Bali, yang sekaligus ketua panitia tema pelatihan kepemimpinan adat ke dua ini bertemakan Surya Brata, melalui tema tersebut diharapkan para yowana akan semakin bersinar dan berdampak positif bagi masyarakat luas sementara untuk materi pelatihan yaitu terkait dengan adat, diantaranya hukum adat kelembagaan kepemimpinan serta tradisi yang ada di desa adat sementara di hari kedua akan di isi dengan kegiatan diskusi membahas langkah langkah yang perlu dilakukan serta merencanakan program kerja tahun 2025, I DEWA PUTU ARDITA YASA
Manggala Pasikian Yowana Bali prawartaka.
Sementara itu Bandesa Agung MDA Provinsi Bali, IDA PANGELINGSIR AGUNG PUTRA SUKAHET Mengatakan/ yowana bali merupakan kader kader calon pemimpin Bali dimasa depan, oleh karena itu para yowana bali harus terus mengasah diri memperdalam wawasan meningkatkan kedisiplinan/serta belajar memimpin diri sendiri, selain itu sebagai yowana bali, hendaknya para generasi penerus ini tetap menjaga dan mengajegkan Hindu dresta Bali yang menjadi jiwa Premana, selain itu yowana bali harus turut serta dalam menguatkan keutuhan desa adat di Bali termasuk mda sebagai jembatan antara desa adat dan pemerintah.
IDA PANGELINGSIR AGUNG PUTRA SUKAHET ( Bandesa Agung MDA Provinsi Bali). Lebih lanjut Ida pangelingsir agung putra sukahet berpesan para yowana Bali juga diharapkan lebih meningkatkan kemampuan dalam menguasai bahasa asing tujuannya tiada lain agar yowana dapat mengikuti perkembangan internasional yang nantinya dapat diterapkan dan dapat berpengaruh kepada kepentingan bangsa dan kemajuan desa adat di Bali. (MBPN-Arda Oka)
