BLORA | bhayangkaraperdananews.com – Himbauan ini disampaikan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora mulai dari sekolah tingkat PAUD hingga SMP untuk tidak menggelar wisuda kelulusan.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Blora, Sunaryo, menegaskan untuk tidak menggelar wisuda yang bisa memberatkan orang tua. Apalagi dari sisi ekonomi orang tua siswa berbeda-beda.
“Wisuda itu bukan suatu kewajiban. Untuk surat edaran kami tidak mengeluarkan, kami pun juga tidak melarang. Namun kami menyarankan tidak ada (wisuda) terlebih dulu,” katanya, Sabtu (10/5/2025).
Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan penyelenggaraan wisuda tidak ada kepentingan atau urgensi untuk pembelajaran dan pendidikan.
“Terlebih jika tidak bisa dicover dengan dana biaya operasional sekolah (BOS), nanti akhirnya malah menarik iuran yang sifatnya memaksa. Ya kami tekankan agar tidak usah saja,” tegasnya.
Sunaryo menyampaikan, jika ada sekolah yang tetap menyelenggarakan wisuda untuk dikoordinasikan dengan baik.
Terutama, wajib memberikan penjelasan kepada orang tua siswa. Terpenting tidak membebani orang tua dan bukan suatu kewajiban.
“Kami menekankan untuk tidak memaksa, tidak membebani dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat.”
“Jika melaksanakan wisuda, jangan ada yang menyelenggarakan di luar sekolah. Jangan ada yang mematok harga untuk iuran,” paparnya. ( MBPN-Isman )
