• Fri. May 29th, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

KPH Telawa adakan Gerakan aksi menanam bersama Karyawan dan Karyawati

GROBOGAN | bhayangkaraperdananews.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa melakukan Gerakan Menanam bersama Karyawan Karyawati KPH Telawa di pekarangan dinas yang berada di belakang Gedung Mess kantor Perhutani KPH Telawa, pada Jumat (20/06/2025).

Gerakan Menanam dimaksudkan untuk mengoptimalkan aset tanah Perusahaan yang masih kosong agar dapat memberikan nilai ekonomi guna meningkatkan pendapatan Perusahaan.

Gerakan menanam kali ini merupakan kegiatan lanjutan Gerakan Menanam yang telah dilaksanakan pada Januari lalu.

Kegiatan penanaman dimulai dengan Apel yang dipimpin oleh Administartur KPH Telawa. Pada kegiatan tersebut disiapkan bibit Mangga sebanyak 120 bibit dengan jenis Mangga Arum Manis, Mangga Manalagi dan Mangga Gedong Gincu yang ditanam bersama. Pohon Pisang jenis Kepok Banjar sebanyak 140 pohon juga disiapkan sebagai tanaman tepi.

Pelaksanaan giat tanam optimalisasi aset diikuti oleh Administratur/KKPH Telawa Heri Nur Afandi, Waka Adm/KSKPH Pirmansyah, Kasi Keuangan SDM dan Umum Meydi Arfan, Kasi PE Alimin, Kasi PPB Eko Budi Prasetyo, Segenap Asper/KBKPH, Perwakilan KRPH, Kaur TU, Danru, Anggota Polmob, segenap KSS dan Staf KPH Telawa.

Terdapat aset tanah Perusahaan di KPH Telawa tersebar di 7 Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) seluas 49,4 hektar. Tanah aset Perusahaan dapat dioptimalkan melalui sewa kepada mitra dan memungut hasil tanaman yang ditanam tersebut.

Kegiatan Gerakan Menanam bertujuan agar tanah Perusahaan yang masih kosong dapat dioptimalkan guna menambah pendapatan Perusahaan.juga menjadi semboyan WK ADM Firman, “jangan ada sejengkal tanah di Telawa yang tak dihijaukan, semua karyawan perhutani harus menjadi pelopor menghijaukan bumi telawa”,

“kegiatan kali ini merupakan kegiatan lanjutan Gerakan Menanam pada bulan Januari lalu. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan tanah Perusahaan yang masih kosong, ketika berbuah nanti dapat menambah pendapatan Perusahaan dan kesejahteraan karyawan” ungkap WK ADM Firman,

H Muhtarom Ketua IPJT Grobogan Priode 2025 -2030 menyoroti untuk segenap karyawan perhutani lebih meningkatkan kinerjanya,mulai dari bagian pemasaran kayu, harus bisa mengandeng dari berbagai elemen masyarakat,terutama pengrajin kayu sekitar Telawa seperti Grobogan, Boyolali, Gemolong, kenapa mereka mengambil kayu dari lain daerah padahal disekitar kita terutama di TPK Telawa banyak kayu, kita toh tidak bisa memaksa untuk membeli kayu kita,tapi kenapa mereka tidak memilih kita sebagai mitra,

Selain ketua IPJT, H Tarom juga wakil Direktor Pusat LSM GANI, juga seorang pengusaha kayu jati, saat ini mulai mengajak infestor untuk masuk ke KPH Telawa untuk membeli kayu dengan pengajuan kusus,
Juga menghimbau masyarakat untuk tidak segan melapor bila ada yang berani merusak hutan (mencuri ,membakar). (MBPN-Tarom)