• Mon. Apr 27th, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

Rapat Pokja Bunda PAUD Blora 2026: Rumuskan Agenda Strategis dan Bahas Isu Pendidikan

BLORA | bhayangkaraperdananews.com – Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Blora tahun 2026 digelar pada Senin, 16 Maret 2026 di Aula Bima, Gedung B. Lt. II Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.

Acara ini fokus merumuskan rencana kegiatan tahunan dan membahas berbagai isu strategis di bidang pendidikan anak usia dini serta pendidikan dasar.
Hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdin) Kabupaten Blora Nuril Huda, Bunda PAUD Kabupaten Blora Ainia Shalichah, Kepala Seksi (Kasi) PAUD Dinas Pendidikan Blora Titik Sri Purwati, dan segenap pengurus Pokja.

Dalam rapat tersebut, dipaparkan sejumlah rencana kegiatan utama tahun 2026, antara lain persiapan Gebyar PAUD, persiapan Bimbingan Teknis (Bintek) PAUD HI, persiapan Apresiasi Bunda PAUD, pelaksanaan lomba PAUD, program transisi PAUD ke SD, serta kegiatan Sabtu Pesona.
Seluruh agenda ini dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan dan pembelajaran di lingkungan PAUD.

Sekdin Nuril Huda dalam paparannya menyoroti beberapa poin penting terkait perkembangan pendidikan di Blora. “Pendidikan wajib 13 tahun menjadi prioritas utama kita tahun ini. Kita harus memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang layak mulai dari usia dini hingga tingkat menengah pertama,” ujarnya.

Nuril juga menginformasikan tren penurunan angka putus sekolah (APS) di Kabupaten Blora. “Alhamdulillah, upaya kita membuahkan hasil dengan APS yang terus menurun, namun kita tidak boleh lengah dan harus terus memantau agar tidak ada anak yang tertinggal,” tambahnya. Selain itu, ia menyinggung pentingnya pengembangan PAUD HI, perlunya setiap anak memiliki Kartu Identitas Anak (KIA), serta peran guru yang kreatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. “Guru harus terus berinovasi agar anak-anak antusias belajar dan potensinya berkembang maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Blora Ainia Shalichah menyoroti sejumlah isu krusial dan menyampaikan harapan besarnya. Ia mengungkapkan kekhawatirannya terkait pemangkasan anggaran kesejahteraan (kesra) guru PAUD. “Saya prihatin dengan pemangkasan kesra guru PAUD. Mereka adalah garda terdepan, sehingga kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian serius agar motivasi mengajar tidak menurun,” ucap Ainia.

Ainia juga menekankan perlunya pendampingan Pokja PAUD dalam pengurusan izin operasional sekolah. “Banyak pengelola PAUD, terutama di desa, masih kesulitan mengurus izin operasional. Pokja PAUD harus hadir memberikan bimbingan agar perizinan terurus lancar sesuai aturan,” katanya.

Isu lain yang disoroti adalah pentingnya pembuatan akta kelahiran bagi anak sejak lahir dan pendampingan murid dalam mengurus KIA. “Akta kelahiran adalah hak dasar dan syarat administrasi mutlak, termasuk untuk masuk sekolah. Orang tua harus segera mengurusnya, dan kita juga akan mendampingi murid dalam pembuatan KIA,” tegasnya.

Tak hanya itu, Ainia juga menyampaikan keinginan kuatnya untuk membawa Kabupaten Blora meraih gelar juara pada ajang Apresiasi Bunda PAUD tingkat pusat. “Ini adalah mimpi besar saya dan seluruh tim Pokja Bunda PAUD Blora. Kita ingin menunjukkan bahwa Blora memiliki kinerja yang luar biasa dalam pengembangan pendidikan anak usia dini. Namun, tujuan ini tidak bisa saya capai sendirian. Oleh karena itu, saya meminta dukungan penuh dan kerjasama yang erat dari seluruh instansi terkait, Dinas Pendidikan, para pengelola PAUD, guru, serta seluruh masyarakat Blora. Mari kita bersatu padu untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya agar kita bisa bersaing dan membawa nama Blora harum di tingkat nasional,” ujar Ainia dengan semangat.

Kasi PAUD Dinas Pendidikan Blora, Titik Sri Purwati, menyatakan kesiapannya mendukung seluruh rencana kegiatan dan upaya penyelesaian masalah. “Kami akan berkoordinasi erat dengan Pokja PAUD untuk melaksanakan sosialisasi, pendampingan izin operasional, dan mencari solusi terbaik terkait kesejahteraan guru, meskipun anggaran menjadi tantangan bersama. Selain itu, kami juga siap mendukung penuh upaya meraih juara apresiasi Bunda PAUD tingkat pusat dengan memfasilitasi segala kebutuhan data dan administrasi yang diperlukan,” ungkapnya.

Perwakilan Dinas Dukcapil Blora yang hadir juga memberikan tanggapan terkait isu administrasi kependudukan. “Kami siap berkolaborasi maksimal dengan pihak pendidikan. Kami akan membuka layanan jemput bola ke desa-desa dan memfasilitasi pembuatan akta kelahiran serta KIA dengan proses yang lebih mudah dan cepat, agar setiap anak di Blora memiliki dokumen resmi yang lengkap. Kami juga siap mendukung upaya meraih juara apresiasi Bunda PAUD tingkat pusat dengan berkontribusi dalam melengkapi data kependudukan anak-anak yang menjadi salah satu indikator penilaian,” ujarnya.

Rapat ini diharapkan menjadi landasan bagi langkah konkret tahun 2026, guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan inklusif bagi anak-anak di Kabupaten Blora serta mencapai target meraih juara apresiasi Bunda PAUD tingkat pusat. Seluruh peserta sepakat untuk bekerja sama dan berkoordinasi erat demi mencapai tujuan tersebut. (MBPN-ISMAN)