• Mon. Aug 24th, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

Taufik Kini Mendapat Kepercayaan Baru di Jajaran Pemerintah Aceh

BANDA ACEH | bhayangkaraperdananews.com – Taufik kini mendapat kepercayaan baru di jajaran Pemerintah Aceh. Setelah sebelumnya memimpin sejumlah instansi strategis, birokrat kelahiran 1973 itu resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) Plt Sekda Aceh kepada Taufik berlangsung di Aula Badan Kepegawaian Aceh (BKA), Banda Aceh, Senin (24 Agustus 2026). Prosesi tersebut disaksikan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh secara daring dari Jakarta.

Penunjukan ini membuat perjalanan karier Taufik kembali menjadi perhatian. Sebelum dipercaya mengisi posisi Plt Sekda, ia tercatat memiliki pengalaman panjang di lingkungan Pemerintah Aceh, terutama di sektor energi dan sumber daya mineral.
Berkarier dari Dinas ESDM hingga Jadi Plt Sekda Aceh
Taufik, S.T., M.Si. merupakan birokrat yang cukup lama berkarier di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh. Sebelum menduduki jabatan kepala dinas, ia telah menjabat sebagai Sekretaris Dinas ESDM sejak 2017.

Kariernya kemudian meningkat ketika ia dilantik sebagai Kepala Dinas ESDM Aceh pada 15 Agustus 2024. Pengangkatan tersebut berdasarkan SK Nomor PEG.821.22/47/2024.

Taufik sebelumnya mengikuti proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk posisi tersebut. Dari puluhan peserta yang mengikuti seleksi administrasi, namanya masuk tiga besar bersama Joni dan Khairil Basyar sebelum akhirnya ditetapkan sebagai Kepala Dinas ESDM Aceh.

Pengalaman Taufik tidak hanya berada di lingkup pemerintahan provinsi. Pada Oktober 2024, ketika masih menjabat Kepala Dinas ESDM Aceh, ia dipercaya menjadi Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tenggara menggantikan Syakir. Ia dilantik oleh Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA atas nama Presiden Republik Indonesia.

Pengalaman tersebut memberinya kesempatan memimpin pemerintahan di tingkat kabupaten sekaligus berhadapan langsung dengan berbagai persoalan pelayanan dan administrasi pemerintahan daerah.

Memasuki 2026, Taufik kembali mengalami rotasi jabatan. Gubernur Aceh Muzakir Manaf melantiknya sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh pada 27 Februari 2026, setelah sebelumnya memimpin Dinas ESDM.
Di Perkim, Taufik menangani sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pembangunan perumahan, penyediaan air minum dan sanitasi hingga penanganan kawasan permukiman.

Pada Juni 2026, misalnya, Taufik memimpin Kick Off Meeting Perumahan dan Kawasan Permukiman Aceh 2026 yang membahas strategi percepatan program pembangunan perumahan dan penanganan kawasan permukiman di Aceh.

Kini, setelah beberapa kali berpindah posisi strategis, Taufik dipercaya mengisi jabatan Plt Sekda Aceh.

Posisi tersebut memiliki peran penting dalam memastikan koordinasi administrasi pemerintahan Aceh tetap berjalan. Dengan rekam jejak di sejumlah sektor pemerintahan, Taufik kini menghadapi tanggung jawab yang lebih luas, tidak hanya pada satu sektor, tetapi mengoordinasikan berbagai perangkat pemerintahan Aceh.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah sebelumnya telah meminta Taufik menjalankan tugas tersebut secara profesional, menjaga integritas serta membangun komunikasi yang baik dengan para mitra Pemerintah Aceh.

Penunjukan Taufik sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan birokrasi seorang pejabat yang memulai karier panjangnya di lingkungan Pemerintah Aceh dan kini dipercaya menempati salah satu posisi paling strategis dalam struktur pemerintahan provinsi. (MBPN-Ira)