GROBOGAN | bhayangkaraperdananews.com – Polres Grobogan menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab), pengambilan sumpah atau janji serta penyerahan jabatan di lapangan Tribrata Mapolres setempat, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian.
Dalam kegiatan tersebut, jabatan Wakapolres Grobogan diserahterimakan dari Kompol Muhammad Fadhlan yang selanjutnya bertugas sebagai Kasi BPKB Subditregident Ditlantas Polda Jawa Tengah kepada Kompol Andre Bachtiar Winanomo yang sebelumnya menjabat Wakapolres Kebumen. Pergantian ini diharapkan membawa semangat baru dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepolisian di wilayah Kabupaten Grobogan.
Pada jabatan Kabagops, Kompol Ngadiyo mengakhiri masa tugasnya karena memasuki masa purnabakti. Jabatan tersebut diserahterimakan kepada Kompol Wibowo yang sebelumnya menjabat Kabagren Polres Grobogan. Sementara itu, jabatan Kabagren dipercayakan kepada Kompol Eko Pujiyono yang sebelumnya menjabat Kabagops Polres Kudus.
Pergantian juga berlangsung pada jabatan Kasatlantas dari AKP Kumala Enggar Anjarani yang selanjutnya menjabat Kapolsek Pasar Kliwon Polresta Surakarta kepada IPTU Medy Dwi Indardi yang sebelumnya bertugas sebagai Kanit 1 Subbidpaminal Bidpropam Polda Jawa Tengah. Pergantian tersebut diharapkan mendukung peningkatan pelayanan, penegakan hukum, dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Grobogan.
Pada jabatan Kasiwas, Kompol Widarmin mengakhiri masa tugasnya karena memasuki masa purnabakti. Jabatan tersebut selanjutnya diemban IPTU Imam Siswanto yang sebelumnya menjabat KBO Satreskrim Polres Grobogan. Kehadiran pejabat baru diharapkan memperkuat fungsi pengawasan internal serta mendukung pelaksanaan tugas yang sesuai dengan ketentuan.
Sementara itu, jabatan Kasat Binmas diserahkan AKP Andika Arya Pratama yang selanjutnya bertugas sebagai Kasatreskrim Polres Blora.
Kapolres Grobogan menegaskan, bahwa pergantian jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Ia mengibaratkan perjalanan organisasi sebagai estafet pengabdian, di mana capaian pejabat sebelumnya menjadi pijakan bagi penerus untuk melanjutkan dan meningkatkan kinerja.
“Jabatan adalah amanah yang mulia. Ia lahir dari kepercayaan pimpinan dan menjadi ladang pengabdian bagi masyarakat. Sumpah atau janji yang baru saja diucapkan disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa sebagai tanda kesiapan memikul amanah tersebut,” tegas AKBP Endhie Pratama.
Dalam kesempatan itu, AKBP Endhie Pratama menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Grobogan. Kepada pejabat yang memasuki masa purnabakti, ia berharap agar tetap sehat dan bahagia serta terus memberikan kontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat. Sementara itu, para pejabat yang mendapat penugasan baru diharapkan mampu meneruskan program yang telah berjalan baik dan menghadirkan peningkatan kinerja.
“Kepada para pejabat baru, selamat bertugas. Tongkat estafet kini berada di tangan saudara. Lanjutkan kerja baik yang telah terbangun selama ini dengan semangat yang sama, dan tinggalkan jejak yang dapat dibanggakan kelak,” ujar Kapolres.
AKBP Endhie Pratama juga meminta para pejabat baru segera mempelajari, mengenali anggota dan karakteristik wilayah, serta memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Langkah tersebut agar proses penyesuaian berlangsung cepat dan pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Salah satu perhatian utama Polres Grobogan dalam waktu dekat adalah pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Grobogan Tahun 2026. Seluruh satuan kerja diminta mempersiapkan personel dan langkah operasional secara matang guna mengantisipasi potensi kerawanan selama tahapan Pilkades.
“Dalam waktu dekat kita menghadapi pengamanan Pilkades Tahun 2026. Kita harus memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan damai. Pimpin anggota dengan keteladanan, bangun komunikasi yang baik dengan unsur TNI, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat, serta jaga integritas, netralitas, dan nama baik institusi,” tegas AKBP Endhie Pratama.
Ia menekankan bahwa seluruh personel harus menjaga netralitas dan tidak melakukan tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat. Para pejabat juga diminta menghindari pelanggaran disiplin, kode etik, maupun tindak pidana serta memastikan setiap pelaksanaan tugas berpedoman pada aturan yang berlaku.
Koordinasi lintas sektor menjadi bagian dalam menjaga stabilitas keamanan menjelang Pilkades. Polres Grobogan akan terus memperkuat komunikasi dengan unsur TNI, pemerintah daerah, penyelenggara Pilkades, dan tokoh masyarakat agar potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini.
Melalui pergantian kepemimpinan yang berkesinambungan, Polres Grobogan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak 2026. (MBPN-Muhtarom/Humas Polres Grobogan)
