• Tue. Mar 3rd, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

Bendera Merah Putih Robek Masih Berkibar di Depan Puskesmas Wonosegoro Boyolali

JATENG | bhayangkaraperdananews.com – Sangat memprihatinkan Bendera Merah Putih dalam keadaan robek rusak terpasang ditiang depan Puskesmas WONOSEGORO, hal ini apakah ada unsur sengaja atau pembiaran sehingga masih terpasang, dan kelihatan tidak sedap dipandang mata karena Puskesmas milih pemerintah bukan milik swasta.

Bahasa dan Lambang negara serta lagu Kebangsaan, yang melarang mengibarkan Bendera dalam keadaan rusak robek dan kusam adalah pelanggaran terhadap Undang undang no 24 tahun 2009 tentang Bendera, karena dianggap menodai simbol Negara, Insiden seperti ini dianggap kurangnya jiwa patriotisme dan Nasionalisme, pihak Puskesmas segera mengganti karena menghina simbol Negara, dan dapat dikenakan Sanksi bila sengaja dibiarkan, Kejadian hari ini yang kedua kalinya ketika Wakil Ketua LSM GANI H Muhtarom melintas didepan Puskesmas WONOSEGORO, Menurut penuturanya.

Dulu sekitar bulan bulan April 2025 saya pernah mengingatkan bahwa Bendera rusak robek berkibar diatas tiang bendera didepan Puskesmas WONOSEGORO dan saat ini berulang lagi, Senin 8 Desember 2025 sekitar pukul 08.30 wib ini bukan kebetulan tapi tidak adanya jiwa Nasionalisme terhadap negara Republik Indonesia.

Konskuensi pelanggaran terhadap Undang undang no 24 tahun 2009 mengibàrkan atau membiarkan Bendera yang rusak kusam bisa dikenakan sanksi pidana, Kepala Puskesmas harus bertanggung jawab atas kejadian ini, bukan melimpahkan ke KTU Erna yang sengaja mengakui bahwa Bendera Merah Putih yang rusak dan robek itu diganti sejak peringatan 17 Agustus tahun 2025, yang sudah 5 bulan, menurut KTU ketika ditemui awak Media di gedung lantai 2 ruang loby Puskesmas Wonosegoro.

Awak media dan masyarakat berharap agar memproses kejadian ini, diproses sesuai mekanisme hukum untuk pembelajaran agar menjadikan efek jera terhadap yang lainnya, Karena mengingat sangat pentingnya menghormati simbol Negara disemua lapisan masyarakat dan instansi pemerintah. (Mbp news tarom)