• Thu. Apr 2nd, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

Hijaukan Petak 11 RPH Cubluk BKPH Wonogiri Pawonmas Bakti Sosial Gerakan Penghijauan Laskar Sadiman IV

JATENG | bhayangkaraperdananews.com – Pendopo Kabupaten Wonogiri hari Minggu 28 Desember 2026 dihadiri Muspida, Anggota komisi 1 DPRI (Yulius Setiarto), Saka Bhayangkara, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) dan Paguyuban Wonogiri Manunggal Sedya (Pawonmas) melaksanakan kegiatan penanaman petak 11 RPH Cubluk BKPH Wonogiri KPH Surakarta jenis Jambu, Alpukat, Endhocovera sebanyak 5.000 plances, dalam kegiatan penanaman tsb jajaran Karyawan BKPH Wonogiri dan BKPH Lawu Selatan ikut serta berpartisipasi, acara peresmian penanaman di lakukan di Pendopo Kabupaten Wonogiri

Ketua Dewan Pengawas Pawonmas Sarjono di mana beliau juga sebagai mantan auditor BPK dan sekarang aktif di bagian Danantara BUMN menyampaikan bahwa kegiatan penanaman yang di laksanakan oleh Paguyuban Wonogiri Manunggal Sedya (Pawonmas) dengan nama Laskar Sadiman  di mulai sejak tahun 2022 di Slogohimo dan Jatiroto, tahun 2023 di Kec Eromoko  dan tahun 2024 di Kec Giritontro dan tahun 2025 ini.

Hari ini kita akan tanam 5.000 plances dengan beberapa jenis tanaman buah-buahan di wilayah hutan Perum Perhutani KPH Surakart, RPH Cubluk BKPH Wonogiri, kegiatan penghijauan ini merupakan komitmen Pawonmas mendukung program 17 Asta Cita Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto khusus untuk mencapai syasembada pangan dengan kegiatan 31 merehabilitasi hutan rusak menjadi hutan alam, hutan tanaman industri (HTI) dan hutan produksi dengan menerapkan skema PPPP (publik, private, poeple, patnership) di mana manfaat terbesar akan di rasakan masyarakat dan program menjamin pelestarian lingkungan (ekonmi hijau) melalui kegiatan 58 mencegah deforestasi melalui pemanfaatan areal kurang produktif/lahan terdegradasi dan meningkatkan peran serta multi pihak dalam pengawasan potensi kebakaran hutan dan perambahan hutan.

Kita menanam hari ini bukan untuk di panen di hari esok, kita menanam hari ini untuk memastikan anak cucu kita  di masa depan masih bisa menghirup udara yang segar, melihat mata air yang terjaga dan terhindar dari bencana banjir dan tanah longsor, untuk itu mari kita berkomitmen menjadi katalisator pembangunan dan agen perubahan yang berkelanjutan dengan menyentuh 3 Aspek Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan (planet, poeple dan profit).

Kepada para Relawan, tangan-tangan kalian yang kotor oleh tanah adalah tangan-tangan suci yang sedang melukis masa depan Indonesia yang hijau dan lestari, ujar Ketua Dewan Pengawas Pawonmas Sarjono mengakhiri sambutannya.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dalam sambutannya di wakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Wonogiri Bapak Bahar,  menyampaikan apresiasi atas kegiatan penghijauan yang di lakukan oleh Pawonmas dengan bakti Sosial berupa gerakan penghijauan Laskar Sadiman IV di mana telah bersama-sama berkomitmen untuk peduli terhadap kelestarian alam dan lingkungan melalui gerakan penghijauan dengan melihat pada perjuangan satu sosok yang fenomenal Mbah Sadiman yang ikut membawa nama Wonogiri di kenal masyarakat luas.

Kabupaten Wonogiri di kenal daerah yang tandus, kering, dan kekurangan air di musim penghujan, pengetahuan tentang ekologi sangat diperlukan sebagai bagian dari satu siklus kehidupan, keberadaan air tergantung pada lestarinya hutan di daerah tangkapan air menjadi kunci ketersediaan air bersih di berbagai sumber air di bagian lembah hilir, kesadaran untuk kelestarian hutan untuk menjaga ketersediaan sumber air bersih alam, sudah di sadari betul oleh Mbah Sadiman yang melihat bukit Gendol terbakar yang berakibat pada mengeringnya sumber mata air, hebatnya beliau tidak menunggu perintah atau ajakan untuk mulai melakukan penanaman pohon dengan uang pribadi, hingga dicemooh banyak orang, yang saat ini ternyata ikut merasakan hasil perjuangannya menanam pohon di bukit Perhutani yang gundul akibat kebakaran.

Mbah Sadiman adalah inspirasi untuk kita semua, gagasannya untuk berjuang merawat alam melewati batas batas yang ada, hingga beliau di ganjar sebagai pahlawan lingkungan, mendapat panggung dan sorotan dari berbagai media, mendapat penghargaan dari banyak pihak, walaupun saya percaya, bukan itu yang di harapkan oleh beliau, akan tetapi satu langkah sederhana yang dilakukan Mbah Sadiman puluhan tahun lalu, telah menjadikan lingkungan sekitarnya dan masyarakat yang hidup di daerah beliau, merasakan hasilnya, kiranya selain peduli terhadap lingkungan, satu lagi inspirasi beliau untuk kita semua yaitu kesederhanaan.

Sekali lagi apresiasi dan rasa terima kasih saya kepada semua pihak yang telah ikut peduli dalam melestarikan alam dan lingkungan Kabupaten Wonogiri, khusus buat Adm/KKPH Surakarta Ronny Merdyanto terima kasih telah menyediakan lahan untuk di jadikan kegiatan penghijauan Pawonmas, mari terus kita lakukan kolabirasi dan bersinergi agar kawasan hutan yang ada di kabupaten Wonogiri tetap lestari sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat desa sekitar hutan, ujar Bupati Wonogiri Setyo Sukarni mengakhiri sambutannya.

Administratur/KKPH Surakarta Ronni Merdyanto yang di wakili Waka Adm Surakarta Pirmansyah menyampaikan bahwa kawasan hutan yang masuk wilayah Kabupaten Wonogiri seluas 20.057,49 ha dari keluasan kawasan hutan yang di kelola KPH Surakarta seluas 32.934, 48 ha atau 60% dari luas kawasan hutan berada di wilayah Administratif Kabupaten Wonogiri.

Kami mengelola hutan di bagi lagi ke bagian kesatuan pemangkuan hutan dan wilayah kerja yang terkecil Resort Pemangkuan Hutan, dengan adanya kegiatan penghijauan dari Pawonmas kami sangat mengapresiasi dan terbantukan dalam menjaga kelestarian hutan mengingat keterbatasan Personil Perhutani kita berkolaborasi untuk berkomitmen menjaga agar hutan yang ada di Kabupaten ini terhindar dari kebakaran hutan dan kerusakan hutan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan pribadi yang tidak memikirkan dampaknya terhadap masyarakat desa sekitar hutan, ujar Pirmansyah.

Sementara itu anggota Komisi 1 DPRI Yulius Setiarto memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Perum Perhutani KPH Surakarta yang telah menyediakan lahan untuk di hijaukan semoga kerjasama ini terus berlanjut sampai bibit yang kita tanam ini dapat tumbuh dengan baik sehingga dapat bermanfaat untuk anak cucu kita nantinya, ujar Yulius Setiarto. (MBPN-Red/Tarom)