• Mon. Jun 29th, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

Keluh Kesah Pedagang Pasar Loak Tejoagung Sepi Pengunjung

METRO, Media Bhayangkaraperdananews.com –  Engkong Rudi Sukirno pedagang alat rongsokan menyampaikan kepada Media Bhayangkara perdana news,untuk saat ini kami yang berusaha menjual alat-alat sparepart mobil dan motor saat ini sepi, jangankan untuk makan untuk beli kopi saja kami masih sering bon sana sini itulah kondisi saat ini keadaan pasar Loak Tejoagung Metro Timur, Rudi Menyampaikan apa adanya saat di jumpai media di Pasar Tejoagung, menurut Rudi untuk saat pandemi Covid sungguh sangat dasyat keberadaan yang kami Alami, jumlah pedagang yang berada di Tejoagung sekitar 25 orang, lebih yang buka usaha jualan rongsokan alat bekas berupa sparepart alat motor dan mobil. (12/09/2022).

Retribusi tetap berjalan terus meskipun kondisi sepi, meskioun dalam badan cacad fisik saya tetap semangat untuk maju berusaha demi untuk menutupi kebutuhan keluarga, apalagi saya sebagai Kepala keluarga, kebutuhan dan keperluan hidup tiada henti, dari jumlah pedagang yang membuka usaha kios ukuran 2X3 Meter, terletak di Pasar Loak khusus alat motor bekas di Tejo agung Metro Timur, kondisi badan sudah tinggal separo hidup separo mati karena kaki diamputasi kedua kaki akibat sakit gula, Ketua Disabilitas Amputasi Metro mengatakan anda harus tetap semangat supaya memberi contoh Disabilitas lainnya ,tertatih-tatih dalam usaha tetap bisa terlatih sikap kemandirianya demi perjuangan mempertahankan hidupnya, Selama ini belum pernah mendapat bantuan dari Dinas Sosial menurut pengakuannya, sedangkan harga barang saat ini merangkak naik sesuai yang dirasakan masyarakat semuanya termasuk BBM.

Harapan Rudi sebagai pedagang kecil tetap bisa membayar salar atau Retribusi meskipun kondisinya seperti ini untuk Disabilitas Amputasi agar tetap semangat tetap semangat, tidak lupa agar pemerintah Kota Metro bisa betul-betul memperhatikan nasib penyandang Disabilitas amputasi seperti keadaan kami.

Widia Wadah informasi Disabilitas independen Amputasi berharap agar kondisi Penyandang Amputasi ini bisa dibantu dalam bentuk palatihan yang bermanfaat untuk kami, bantuan yang ditunggu bukan saja kaki palsu tangan palsu, terutama bantuan modal, bersifat hibah. (MBPN-EDI K)