Aceh Singkil, bhayangkaraperdananews.com – Beberapa warga perwakilan dari masyarakat kecamatan Kota Baharu Aceh Singkil, temui Pj.Bupati Aceh Singkil, Marthunis,ST, D.E.A, di Singkohor. Pertemuan itu sendiri difasilitasi oleh Camat Kota Baharu, Asmadi,S.STP, saat kunjungan Pj.Bupati ke SMPN 3 Singkohor, Selasa(18/10/22).
Maksud dan tujuan warga Kotabaharu itu sangat penting sekali, sehingga Camat beserta perwakilan masyarakat tidak membuang waktu demi untuk menyampaikan keluhan dan perbaikan bagi kepentingan masyarakat Kecamatan yang terpencil itu. Pj.Bupati pun memberi kesempatan dan menerima dengan terbuka tentang apa yang perioritas usulan masyarakat.
Pada pertemuan itu, beberapa usulan dan keluhan disampaikan warga, terutama yang sangat diharapkan prioritas percepatan pembangunan jalan lintas alternatif untuk dilakukan pengaspalan dan menjadikan Puskesmas Kota Baharu untuk rawat inap di tahun 2023 yang akan datang.
Masyarakat berharap, kedua usulan yang disampaikan itu dapat menjadi perhatian dan benar-benar di prioritaskan oleh Pj.Bupati, Marthunis.
Terkait usulan masyarakat, Marthunis mengatakan, akan terlebih dahulu mempelajari karena terkait usulan tersebut butuh proses dan memerlukan administrasi yang lengkap yang harus dipersiapkan.
“Usulan ini akan saya catat, nanti akan saya bahas bersama bagian-bagian sesuai Tupoksi yang diperlukan, apalagi jalan tersebut melalui areal HGU PT.Nafasindo. kemudian Puskesmas yang berstatus rawat inap, ini juga melalui jenjang kelengkapan administrasi, dan akan saya pelajari sesegera mungkin,” jelas Marthunis.
Selain itu, Pj.Kades Mukti lincir, Rusliadi, mengharapkan adanya perbaikan jalan lintas dari desa menuju kecamatan, yang hingga kini belum ada perbaikan.
“Mulai masuk transmigrasi, lalu menjadi desa Mukti lincir, jalan itu belum pernah tersentuh aspal. Tentang status desa kami Mukti lincir juga muncul pula di aplikasi desa Pea jambu dalam kecamatan yang berbeda,” urai Rusliadi.
Seterusnya, Kades Sumber Mukti, Awalidsyah, menyampaikan bahwa jalan penghubung antar desa Sumber Mukti dengan Mukti lincir, terjadi Longsor. Jalan tersebut sangat vital di kedua desa.
“Mohon pak, jalan yang longsor itu menjadi perhatian serius oleh Pemerintah,”ucapnya penuh harap.
Terkait usulan dan keluhan warga dalam pertemuan itu, Marthunis mencatat dan akan dibahas. Sang Pj.Bupati sangat terbuka dan santai menerima penyampaian masyarakat serta terjalin suasana yang penuh dengan keakraban.
(MBPN_A1/02.HT)
