• Thu. Apr 2nd, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

Pasien RSUD Karangasem Pulang Paksa Dirujuk Keluarga Pakai Mobil Pribadi

KARANGASEM | bhayangkaraperdananews.com – Pasien RSUD Karangasem atas nama I Putu Arianta dari Banjar Yehe, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem, dipulangkan paksa oleh keluarganya dari RS ini. Namun, pihak keluarga pasien merujuk atau melanjutkan perawatan pasien ini ke RSUD Klungkung. Perujukan diantar menggunakan mobil pribadi, Selasa (16/12).

Pihak keluarga beralasan pasien ini kurang dapat penanganan di RSUD Karangasem. “Mengingat kurang dapat penanganan di RSUD Karangasem, dibilang tidak apa-apa makanya saya pulang paksa dan saya rujuk ke RSUD Klungkung, pakai mobil pribadi,” jelas Jero Galon, paman pasien di Amlapura, Rabu (17/12).

Pasien itu, kata Jero Galon, mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai truk tabrak pohon kelapa yang tumbang. Akibatnya, bagian kepalanya mengalami pendarahan, dan retak di tulang belakang. Kejadian itu pada Senin (15/12).

Awalnya, kata Jero Galon, korban diantar ke Puskesmas Selat, selanjutnya dirujuk ke RSUD Karangasem. Sempat menjalani rawat inap 12 jam.

Di bagian lain, Direktur RSUD Karangasem dr. I Putu Angga Wirayogi dalam jumpa pers di ruang kerjanya, Jalan Ngurah Rai, Amlapura, menerangkan setelah menerima pasien atas nama I Putu Arianta, lanjut ditangani dokter bedah.

Saat didiagnose pasien mengalami gegar otak ringan ke sedang, ternyata Selasa (16/12) pukul 13.00 Wita kondisi pasien menurun, mesti dilakukan tindakan CT (computed tomography) Scan. Hanya saja CT Scan belum ada di RSUD Karangasem sehingga memutuskan untuk dirujuk ke RSUD Klungkung.

Sebelum dirujuk, katanya, terlebih dahulu berkoordinasi dengan petugas RSUD Klungkung, agar pihak RSUD Klungkung siap menerimanya. Agar pihak RSUD Klungkung juga menyiapkan alat, dokter spesialis saraf dan yang lainnya. RSUD ini bersedia menerima pasien itu pukul 19.00 Wita.

“Saat persiapan mengirim pasien, ternyata pihak pasien menolak dirujuk menggunakan ambulance RSUD Karangasem. Pasien minta pulang paksa, kemudian dirujuk ke RSUD Klungkung gunakan mobil pribadi,” jelas dr Angga Wirayogi.

Mengenai prosedur rujukan, katanya, tidak serta merta pasien bisa langsung dirujuk, mesti berkoordinasi dulu. “Kalau pihak penerima pasien belum siap, khawatir pasien nanti telantar,” katanya.

Sebelum pasien itu dirujuk, kasus itu keburu viral di media sosial, menyebutkan pasien tidak dapat pelayanan. (MBPN-Nengah Suena)