• Thu. May 7th, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

Polda Aceh Berhasil Raih Nilai Akuntabilitas Kinerja 91,4 Persen dari Kementerian PAN-RB

BANDA ACEH | bhayangkaraperdananews.com — Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Alibasyah, M.M., secara resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Pengawasan (Rakerwas) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 125 peserta dari jajaran fungsi pengawasan internal Polda Aceh dan Polres/ta jajaran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda Aceh, para Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh, serta personel jajaran pengawasan internal di lingkungan Polda Aceh.

Pelaksanaan Rakerwas TA 2026 bertujuan memperkuat transformasi pengawasan internal Polri yang profesional, modern, bersih, transparan, dan akuntabel guna mendukung terwujudnya tata kelola organisasi yang semakin baik dan dipercaya masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolda Aceh menyampaikan apresiasi kepada Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Aceh yang dinilai konsisten menjalankan fungsi pengawasan dan pengendalian organisasi secara profesional.

Menurut Kapolda, fungsi pengawasan memiliki peran strategis sebagai quality control dalam menjaga profesionalisme personel Polri agar tetap berjalan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Pengawasan harus terus diperkuat dan ditingkatkan. Transformasi pengawasan menjadi langkah penting untuk menjawab tantangan organisasi yang semakin dinamis. Pengawasan ke depan harus adaptif, modern, serta memanfaatkan teknologi informasi,” ujar Kapolda Aceh.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan apresiasi atas capaian akuntabilitas kinerja Polda Aceh yang memperoleh nilai 91,54 persen dari Kementerian PAN-RB. Capaian tersebut, kata Kapolda, merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran, khususnya fungsi pengawasan internal.

“Capaian ini tidak mudah diraih. Saya mengucapkan terima kasih kepada Irwasda beserta seluruh jajaran yang terus menjaga kualitas tata kelola organisasi sehingga mampu mempertahankan akuntabilitas kinerja dengan baik,” lanjutnya.

Kapolda Aceh turut menekankan pentingnya langkah preventif dalam pelaksanaan pengawasan, khususnya melalui audit dengan tujuan tertentu. Ia meminta jajaran pengawasan agar tidak hanya bertindak setelah terjadi pelanggaran, namun juga mampu melakukan deteksi dini dan pencegahan secara cepat dan tepat.

Menurutnya, pengawasan yang efektif harus mampu meminimalisasi potensi penyimpangan sejak awal melalui langkah pengendalian, pembinaan, dan pengawasan yang humanis namun tetap tegas.

Selain itu, Kapolda mengajak seluruh peserta Rakerwas menjadikan forum tersebut sebagai ruang evaluasi, koordinasi, dan diskusi guna melahirkan inovasi serta terobosan kreatif dalam memperkuat tata kelola organisasi yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Ia juga menekankan pentingnya soliditas internal serta pengelolaan pengaduan masyarakat secara profesional, cepat, tepat, dan penuh empati guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Mengakhiri arahannya, Kapolda Aceh berharap pelaksanaan Rakerwas TA 2026 mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang memperkuat sistem pengawasan internal menuju Polri yang Presisi.

“Semoga kegiatan ini mampu melahirkan terobosan kreatif yang memperkuat tata kelola organisasi yang bersih, transparan, dan akuntabel demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. (MBPN-Ira)