• Thu. May 21st, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

Bunda PAUD sekaligus Bunda Literasi Blora: Hasil Karya Warga Belajar PKBM Sangat Luar Biasa

BLORA | bhayangkaraperdananews.com – Kehadiran Hj. Ainia Solikhah, SH, M.Pd.AUD, MPd.BI yang menjabat sebagai Bunda PAUD sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Blora memberikan warna tersendiri dalam perhelatan akbar Gelar Karya Masyarakat yang digelar seluruh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kabupaten Blora, di GOR Mustika, Rabu (20/5/2026). Dalam sambutannya, istri Bupati Blora ini mengaku sangat kagum dan bangga melihat hasil karya luar biasa yang ditampilkan oleh para warga belajar, yang menurutnya membuktikan kualitas pendidikan non-formal di daerah ini terus tumbuh dan berkembang pesat.

Acara yang mengusung semangat “Everywhere is School, Everything is Teacher” ini menjadi ajang pameran beragam produk unggulan, mulai dari kerajinan tangan, seni ukir, olahan pangan, hingga karya tulis dan hasil pembelajaran Program Kesetaraan. Di hadapan para pengelola PKBM, pendidik, warga belajar, dan undangan lainnya, Hj. Ainia menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi semua pihak yang telah berjuang menjadikan pendidikan sebagai jembatan perubahan hidup masyarakat.

“Saya berkeliling melihat satu per satu stan pameran, dan lomba mewarnai tingkat PAUD, saya sangat takjub. Hasil karya yang ditampilkan dan semangat anak-anak hebat kita ini sungguh luar biasa, jauh melampaui ekspektasi saya. Mulai dari kerajinan yang indah, olahan makanan yang bernilai gizi dan ekonomi, hingga karya tulis yang penuh gagasan cerdas. Ini bukan sekadar barang jadi, tapi bukti nyata bahwa potensi masyarakat Blora sangat besar, dan PKBM berhasil mengasah serta mengubah potensi itu menjadi kemampuan yang nyata dan bermanfaat,” ujar Hj. Ainia dengan nada bangga.

Sebagai Bunda Literasi Kabupaten Blora, Hj. Ainia juga menyoroti kaitan erat antara semangat literasi dengan keberhasilan pembelajaran yang terlihat dalam karya-karya tersebut. Ia menegaskan, literasi tidak hanya soal kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kreatif, memecahkan masalah, dan mengolah pengetahuan menjadi keterampilan. Filosofi “Everywhere is School, Everything is Teacher” yang diusung tahun ini, dinilainya sangat sejalan dengan gerakan literasi yang digalakkan pemerintah daerah.

“Tema yang diangkat tahun ini sangat indah dan bermakna. Bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja, dan segala hal di sekitar kita bisa menjadi sumber ilmu. Hal ini sangat selaras dengan gerakan literasi yang kita dorong, di mana masyarakat tidak hanya pandai membaca, tetapi mampu menyerap ilmu, memahaminya, lalu menerapkannya dalam kehidupan nyata seperti yang kita lihat pada karya-karya hari ini. PKBM telah membuktikan dirinya sebagai wadah yang luar biasa, menjembatani masyarakat untuk terus belajar, berkarya, dan berdaya,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi peran para pengelola dan pendidik di PKBM yang bekerja dengan penuh ketulusan dan kesabaran, mendampingi warga belajar dari berbagai latar belakang usia dan kemampuan hingga mampu menghasilkan karya yang membanggakan. Menurutnya, keberhasilan warga belajar ini adalah cerminan kualitas bimbingan yang diberikan.

Di akhir sambutannya, Hj. Ainia berharap Gelar Karya Masyarakat ini terus menjadi agenda tahunan yang semakin berkualitas, serta menjadi inspirasi bagi lebih banyak lagi warga masyarakat untuk bergabung dan memanfaatkan layanan pendidikan non-formal. Ia pun berjanji akan terus mendukung dan mendorong pengembangan program-program di PKBM agar semakin banyak karya-karya hebat lahir dari tangan-tangan kreatif masyarakat Blora.

“Teruslah berkarya dan berinovasi. Apa yang telah dicapai hari ini adalah bukti bahwa dengan semangat belajar yang tinggi, tidak ada yang mustahil. Saya yakin, ke depannya akan lahir lebih banyak lagi karya-karya luar biasa dari warga belajar PKBM yang tidak hanya membanggakan daerah, tapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” pungkas Hj. Ainia.

Kegiatan Gelar Karya Masyarakat ini pun semakin semarak dengan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat, yang menegaskan bahwa pendidikan di Blora, baik formal maupun non-formal, berjalan beriringan untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, terampil, dan berakhlak mulia. (MBPN-ISMAN)