BLORA | bhayangkaraperdananews.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo, memberikan penjelasan resmi terkait pelaksanaan kegiatan akbar Gelar Karya Masyarakat yang digelar oleh seluruh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kabupaten Blora dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026. Di sela-sela acara di GOR Mustika, Kota Blora, Rabu (20/5/2026), Sunaryo menyampaikan bahwa kegiatan ini berlangsung selama dua hari berturut-turut, yaitu pada Rabu hingga Kamis, tanggal 20 sampai 21 Mei 2026.
Menurut Sunaryo, rangkaian kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan momen istimewa Hari Pendidikan Nasional ini, dijadwalkan selama dua hari agar masyarakat luas memiliki waktu yang cukup untuk berkunjung, melihat, dan menikmati seluruh hasil karya serta penampilan yang disiapkan oleh PKBM dari berbagai kecamatan. Hal ini juga bertujuan agar peserta pameran dapat menampilkan potensi terbaiknya secara maksimal sebagai wujud sumbangsih dunia pendidikan non-formal bagi kemajuan daerah.
“Gelar Karya Masyarakat dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun ini kami laksanakan selama dua hari, tepatnya tanggal 20 hingga 21 Mei 2026. Kami ingin momen peringatan hari besar pendidikan ini dimanfaatkan sebaik mungkin, memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi warga Blora, mulai dari pelajar, orang tua, hingga masyarakat umum, untuk datang berkunjung dan melihat langsung apa yang telah kami hasilkan. Durasi dua hari ini diharapkan membuat pengunjung lebih leluasa menyaksikan beragam hasil pembelajaran sekaligus memahami peran strategis PKBM dalam pemerataan pendidikan di Blora,” jelas Sunaryo.
Lebih lanjut ia menjelaskan, sepanjang perayaan Hari Pendidikan Nasional yang berlangsung dua hari tersebut, stan pameran akan tetap dibuka dan menampilkan beragam produk unggulan mulai dari kerajinan tangan, seni ukir, aneka olahan pangan, hasil jahit-menjahit, Program Kesetaraan Paket A, B, dan C. Selain pameran produk, panitia juga telah menyiapkan rangkaian kegiatan pendukung yang memeriahkan suasana, seperti pentas seni, lomba mewarnai tingkat PAUD, sosialisasi program pendidikan, hingga pelatihan kewirausahaan.
Sunaryo juga menegaskan bahwa tema besar yang diusung tahun ini, “Everywhere is School, Everything is Teacher”, menjadi semangat utama yang dikedepankan sepanjang peringatan Hari Pendidikan Nasional tersebut. Filosofi ini menjadi landasan untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa pendidikan tidak terbatas di ruang kelas, namun bisa didapatkan dari mana saja dan dari pengalaman apa saja.
“Peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momen yang tepat untuk menyampaikan pesan ini. Selama dua hari ke depan, pengunjung tidak hanya akan melihat barang jadi, tetapi juga memahami proses pembelajarannya. Kami ingin membuktikan bahwa apa yang dipelajari di PKBM sangat bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Karya-karya luar biasa yang ditampilkan ini adalah bukti nyata keberhasilan pendidikan non-formal dalam mencetak sumber daya manusia yang terampil dan mandiri,” tambahnya.
Kepala Dinas menambahkan, pelaksanaan kegiatan selama dua hari ini juga merupakan bentuk komitmen Dinas Pendidikan untuk terus mendukung dan memajukan lembaga PKBM sebagai ujung tombak pendidikan masyarakat. Ia berharap antusiasme masyarakat dalam memeriahkan Hari Pendidikan Nasional tetap tinggi hingga hari kedua, dan kegiatan ini dapat membuka wawasan baru bagi warga yang belum memanfaatkan layanan pendidikan di PKBM.
Di akhir penjelasannya, Sunaryo mengundang seluruh masyarakat Kabupaten Blora untuk memanfaatkan waktu pelaksanaan hingga Kamis besok, guna turut serta memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional dan memberikan apresiasi atas kerja keras warga belajar serta pengelola PKBM yang telah berkarya dengan sepenuh hati. (MBPN-ISMAN)
