• Tue. Jan 13th, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

Apel Siaga Bencana Kolaborasi Forkopimcam Tawangmangu, POLRI, TNI, TMA dan MMP

JATENG | bhayangkaraperdananews.com –  Perum Perhutani KPH Surakarta melaksanakan Apel Siaga Bencana Banjir dan Tanah Longsor, Apel Siaga di ikuti MPA (Masyarakat Peduli Api), MMP (Masyarakat Mitra Polhut), anggota Polsek Tawangmangu, anggota TNI Tawangmangu, Jajaran BKPH Lawu Selatan dan BKPH Lawu Utara, hadir dalam acara tersebut Kalak BPBD Karanganyar Hendro Prayitno, Camat Tawangmangu Eko Joko Widodo, Kapolsek Tawangmangu Eling Adi Utomo,  Danramil Tawangmangu Mawit Hadi Wibowo dan Waka Adm Surakarta.

Administratur/KKPH Surakarta Ronny Merdyanto menekankan pentingnya kita berkolaborasi dan Sinergi dalam menunggulangi bencana banjir dan tanah longsor.

KPH Surakarta mengelola hutan negara seluas 32.394,48 ha dengan jumlah karyawan -/+ 100.orang bila di bagi keluasan 32.394,48 ha, rata-rata 1 orang karyawan menjaga hutan 323 ha, dengan adanya relawan ini Perum Perhutani KPH Surakarta sangat terbantu bila terjadi bencana banjir dan tanah longsor, kami ata s nama Pimpinan Perum Perhutani sangat mengapresiasi adanya MPA dan MMP ini.

Berbicara kejadian bencana  yang tidak kita inginkan kadang-kadang di tanggapi negatif oleh beberapa pihak dengan memberikan stetmeant negatif yang salah adalah pemangku pengelola hutan padahal kalau kita melihat terjadinya bencana banyak faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya bencana yaitu faktor alam, faktor non alam dan faktor sosial, di kawasan hutan yang tegakkannya rapatpun bisa terjadi di karenakan curah hujan dengan intensitas tinggi.

Untuk itu pentingnya kita memberikan edukasi, sosialisasi, pelatihan, simulasi, pemberdayaan komunitas, identifikasi resiko lokal, pemanfaatan tehnologi, infrastruktur dan pendekatan kreatif serta kearifan lokal, MARI KITA SIAGA DAN MENGANTISIPASI ujar Adm/KKPH Surakarta mengakhiri sambutannya.

Di sela acara FGD Kalak BPBD Kabupaten Karanganyar Hendro Prayitno menyampaikan bahwa Pemkab Karanganyar menyampaikan ada beberapa titik potensi Banjir dan tanah longsor di beberapa Kecamatan yaitu potensi longsor Kecamatan Tawangmangu, Jenawi, Matesih, Karangpandan, Jatiyoso, Ngargoyoso, sedangkan potensi banjir Kecamatan Jaten, Kebakramat dan Gondangrejo

Untuk mengantisipasi bencana tsb ada sembilan langkah yang dilakukan Pemkab Karanganyar, yaitu Apel Siaga, Kapasitas kelembagaan, sumber daya manusia, Sapra, pemetaan daerah rawan, rencana kontenjensi, pemasangan rambu-rambu, alat peringatan dini dan SK Bencana Kabupaten Karanganyar, apresiasi atas nama Pemkab Karanganyar kepada KPH Surakarta yang telah melaksanakan Apel Siaga Bencana dengan menggandeng Forkopimcam, MPA dan MMP, mari kita rapatkan dan kekompakan dalam memitigasi kejadian bencana ujar Kalak BPBD Karanganyar Hendro Prayitno mengakhiri pencapaian materi di acara FGD penanggulangan bencana. (MBPN – Firman)