• Rab. Sep 22nd, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Armada BRT Trans Jateng akan Beroperasi dengan Rute Semarang-Grobogan

Byadmin

Sep 12, 2021

GROBOGAN, bhayangkaraperdananews.com – 14 Armada Bus Rapid Transit (BRT) Transjateng beroperasi dan bakal melayani rute Semarang-Grobogan (Terminal Penggaron-Terminal Gubug) pada Oktober 2021, sebagai wujud pengembangan angkutan aglomerasi yang menghubungkan satu wilayah dengan lainnya, sekaligus mengurangi kemacetan arus lalu lintas yang kian padat.


Kepada Tim Media bhayangkara perdana news Grobogan kepala seksi operasional Transjateng Lambang kurniawan mengatakan bahwa,
“Saat ini, berbagai persiapan tengah berproses, mulai dari pembangunan halte, pembuatan bus, rekrutmen pegawai hingga penyiapan terminal,” kata Kepala Seksi Operasional Transjateng Lambang Kurniawan di Semarang,

Lambang Kurniawan menyampaikan bahwa,” pada rute Semarang -Grobogan tersebut akan dilayani 14 armada bus TransJateng sehingga persiapannya terus dilakukan, baik dengan pemenang tender maupun kerja sama dengan Dinas perhubungan Kabupaten Grobogan,”ungkapnya.


Menurut Lambang Kurniawan bahwa, “Saat ini pembuatan bus sedang dikerjakan oleh pemenang tender, sedangkan perekrutan untuk pegawai juga sedang berlangsung secara daring karena pandemi COVID-19,” terangnya.


Lambang Kurniawan juga mengatakan,
Selain itu penyiapan 63 titik naik turun(halte) penumpang secara keseluruhan dalam rute tersebut juga baru dikerjakan dan juga,terkait penyiapan Terminal Gubug, hal menjadi tanggung jawab dari Dinas Perhubungan kabupaten Grobogan,”terang lambang Kurniawan.

Adapun, rute Transjateng Semarang-Gubug akan melalui terminal Penggaron (Kota Semarang) ke Gubug lalu ke Godong,” ujarnya.

Di jelaskan oleh Kepala Seksi Operasional Tranjateng Lambang Kurniawan mewakili kepala balai Transjateng Joko Setiawan bahwa,”
Untuk fungsionalisasi fasilitas dasar BRT Transjateng rute Semarang-Grobogan ditarget pada akhir September 2021, sedangkan peluncuran direncanakan pada Oktober 2021.
Mengenai potensi penumpang, Lambang menyebut BRT Transjateng rute Semarang-Gubug terdapat sejumlah pabrik, tempat wisata, sekolah, perkantoran dan pasar.


Dengan adanya Transjateng rute Semarang-Godong diharapkan memudahkan masyarakat yang akan pergi ke Juwangi atau ke Demak karena ada titik integrasi dengan angkutan umum lainnya di Terminal Godong,dan Potensi penumpang terdiri dari pekerja pabrik (buruh), pelajar, pedagang pasar dan lainnya. Harapan kami bisa menggaet masyarakat yang awalnya menggunakan kendaraan pribadi beralih menggunakan layanan Transjateng, apalagi tarifnya bersaing cukup Rp 2.000 untuk buruh, pelajar dan veteran, dan masyarakat umum Rp 4.000,” jelasnya.


Menurutnya, Dengan tarif yang murah, diharapkan masyarakat dapat menghemat biaya transportasi sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok lainnya dan Sebagai informasi, layanan BRT Transjateng diluncurkan pertama kali oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada 2017 dan kini ada lima rute pelayanan.

Adapun, kelima rute yang telah melayani itu adalah Semarang-Bawen, Semarang-Kendal, Purwokerto-Purbalingga, Kutoarjo-Borobudur, Surakarta-Sangiran-Sumberlawang.
Penambahan rute Semarang-Grobogan akan menjadi rute ke enam dan akan terus dikembangkan layanan Transjateng yang aman, nyaman, teratur, tepat waktu dan tarif serta murah berdasarkan skema wilayah Aglomerasi,” Pungkas, Kepala Seksi Operasional Transjateng Lambang Kurniawan. (MBPN-H MUHTAROM SAg).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *