• Kam. Jan 27th, 2022

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Berantas Mafia Pupuk, Jaksa Agung Berikan Instruksi Kejajaranya Lakukan OPS Intelijen

Byadmin

Jan 8, 2022

Jakarta, Bhayangkaraperdananews.com – Jaksa Agung Prof . Dr ST Burhanuddin memberikan arahan dan memerintahkan seluruh jajarannya untuk melakukan operasi Intelijen terkait pemberantasan mafia pupuk karena rakyat sangat membutuhkan keberadaan pupuk.

Ungkap dan berantas mafia pupuk, kata Jaksa Agung Burhanuddin saat Kunjungan Kerja di Kejaksaan Tinggi Jambi, secara daring dan luring Jumat (7/1/22).

Lanjut menurut Jaksa Agung Burhanuddin, ” bahwa Provinsi Jambi memiliki peranan penting dalam penyediaan stok pangan di Indonesia.

Berdasarkan data yang diperoleh dari situs Kementerian Informasi dan Informatika RI, dimana Provinsi Jambi meraih penghargaan di bidang pertanian ditahun 2021 dengan menduduki peringkat ke-5 dalam katagori Peningkatan Produksi Beras Tertinggi Tahun 2020-2021.

“Selain itu Jambi dalam katagori Provinsi dengan Nilai Ekspor Komoditas Pertanian Tertinggi Periode Januari 2020 sampai dengan Juni 2021 yang menduduki peringkat ke-3. Hal itu merupakan suatu prestasi membanggakan, sudah sepatutnya harus dipertahankan bahkan harus ditingkatkan kembali, mengingat potensi Jambi dalam bidang agraris cukup menjanjikan, ungkapnya.

Maka mengenai untuk keberadaan pupuk khususnya pupuk bersubsidi memegang peranan penting dalam menopang prestasi Jambi sebagai lumbung pangan peringkat Tiga nasional, ketahanan pangan merupakan isu strategis yang harus diamankan dan oleh karena itu, sangat disayangkan terjadinya isu di Kabupaten Blora terkait kasus penyelundupan dan penimbunan pupuk bersubsidi. “Ini sudah pasti sangat meresahkan dan mengganggu para petani dalam meningkatkan hasil pangan sehingga efek domino dari berkurangnya produksi pangan akan mengganggu satabilitas ekonomi.

Dia mengintruksikan kepada setiap kepala satuan kerja baik di Kejaksaan Tinggi Jambi beserta para Kajari. Dan juga berlaku untuk semua Kajati dan Kajari di seluruh wilayah Indonesia. “Segera menelusuri dan mengidentifikasi melalui operasi intelijen apakah di wilayah hukum masing-masing ada upaya praktik-praktik curang pupuk bersubsidi, tegas Burhanuddin

“Harus di cermati betul setiap proses distribusi pupuk bersubsidi tersebut , apakah tepat sasaran dan segera tindak apabila ada pihak-pihak yang mencoba bermain terkait pupuk. Kemudian Jaksa Agung menekankan, “Ungkap adanya mafia pupuk, rakyat butuh keberadaan pupuk.”ungkapya.

Dalam kunjungan kerja tersebut hadir Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Fadil Zumhana, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sapta Subrata, Wakil Kejaksaan Tinggi Jambi Hermon Dekristo, Kepala Pusat Penerangan Hukum Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Asisten Umum Jaksa Agung Kuntadi, dan Asisten Khusus Jaksa Agung Hendro Dewanto, para Asisten, Kabag TU serta para Koordinator Kejati Jambi, dan para Kajari di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jambi. (MBP/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.