DEMAK | bhayangkaraperdananews.com – Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Kabupaten Demak menggelar lelang sawah wakaf seluas 477 bahu yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Demak, Senin (28/7/2025). Kegiatan ini menarik antusiasme tinggi dari masyarakat, dengan total 723 peserta yang mendaftar hingga penutupan pendaftaran.
Kegiatan pembukaan lelang turut dihadiri oleh perwakilan BKM Pusat, BKM Provinsi, serta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Demak. BKM Demak juga melibatkan Badan Kesejahteraan Masjid Provinsi dan BKM Pusat sebagai tim monitoring pelaksanaan lelang. Kehadiran mereka diharapkan dapat memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai aturan dan amanah.
Pelaksanaan lelang tahun ini mengalami sejumlah pembaruan sistem. Setelah sekian lama dilaksanakan di desa, kegiatan lelang kini digelar secara terpusat di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Demak. Lelang ini terbuka bagi seluruh warga ber-KTP Demak dengan aturan maksimal tiga bahu sawah per peserta, guna memastikan pemerataan dan keadilan distribusi lahan wakaf. Selain itu, ada skema bantuan pembiayaan bagi para petani pemenang lelang yang membutuhkan tambahan biaya saat lelang.
“Untuk membantu para petani penggarap yang menjadi pemenang lelang namun kesulitan dari sisi pembiayaan, kami telah menyiapkan skema kredit bekerja sama dengan Bank Jateng, langsung tersedia di lokasi lelang,” ujar Taufiqur Rahman, Kepala Kemenag Demak.
Dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan selama proses lelang, BKM menggandeng Polres Demak dan Kodim Demak. Keamanan berlapis akan diterapkan guna mengantisipasi potensi gangguan dan memastikan jalannya lelang secara tertib dan transparan. Taufiq juga menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian kegiatan lelang sawah wakaf BKM dapat berjalan tertib.
“Kami berharap lelang ini dapat diikuti dengan tertib, demi menjaga kondusivitas Kabupaten Demak,” harap Taufiq. (MBPN-Dwi.s/Humas kemenag)
