• Fri. Jun 19th, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

BKPH Tanggung KPH Semarang Bersama Masyarakat Hutan Lakukan Penanaman Untuk Wujudkan Hutan Lestari

GROBOGAN | bhayangkaraperdananews.com – Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tanggung KPH Semarang melakukan Penanaman Bersama dengan Warga Masyarakat di wilayah Hutan Alam Sekunder Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tanggung Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Mliwang, Pada hari Jum’at tanggal (25/04/2025) pukul 07.00 wib pagi.

Kegiatan penanaman bertujuan untuk menghijaukan areal Hutan Alam Sekunder dan menjaga sumber mata air. Kegiatan dilaksanakan di Petak 195j RPH Mliwang BKPH Tanggung seluas 1,5 Ha, dengan pohon Jenisnya nangka, trembesi, sukun dan jambu biji.

Kegiatan diikuti Asisten Perhutani (Asper) BKPH Tanggung Wagiyono,beserta Mantri ( KRPH) ,Mandor , LMDH dan Warga masyarakat Dusun Kaliceret Desa Mrisi Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan Jawa tengah.

Dalam kesempatan itu , Wagiyono Asper/ K.BKPH Tanggung mengucapkan terima kasih pada masyarakat atas partisipasi yang telah diberikan untuk mewujudkan hutan yang lestari dengan pelaksanaan penanaman bersama di kawasan hutan pengelolaan RPH Mliwang.

“Dalam melestarikan hutan memang perlu kesadaran dari berbagai pihak, dengan berkolaborasi dan dukungan dari Pemerintahan ataupun organisasi masyarakat dan warga masyarakat hutan tentunya hutan akan terjaga dengan baik,” Ungkapnya.

Wagiyono menegaskan pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai bagian dari upaya perlindungan lingkungan hidup. “Hutan memberikan manfaat yang sangat besar bagi kehidupan kita semua. Kegiatan penanaman pohon ini tidak hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan yang lebih baik. Semoga ini menjadi pemacu bagi kita untuk terus peduli terhadap lingkungan,” Tegas Wagiyono.

Wagiyono juga menyampaikan bahwa kolaborasi antara Perhutani dan warga masyarakat sangat penting dalam menciptakan hutan yang lestari. “Melalui sinergi ini, kita bersama-sama menjaga keseimbangan ekosistem dan memastikan keberlanjutan manfaat hutan bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Wagiyono Asisten Perhutani BKPH Tanggung berharap kegiatan ini dapat berjalan terus dan mampu memberikan kesadaran terhadap masyarakat yang lain untuk peduli akan kelestarian kawasan hutan,” Tutupnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPP LSM GANI H. Muhtarom, S.Ag, memberikan Apresiasi yang baik kepada Asper BKPH Tanggung Wagiyono dan warga masyarakat Hutan Dusun Kaliceret yg begitu peduli dengan kelestarian hutan,” Ujarnya.

Disampaikan oleh H Muhtarom, S.Ag, bahwa, Hutan merupakan paru paru dunia yang kelestariannya harus dijaga karena berdampak positif terhadap kehidupan bangsa dan negara.
Justru lebih lanjut mengatakan,” Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bisa berkontribusi dalam melestarikan hutan di Kawasan Kabupaten Grobogan, dan kegiatan ini akan menjadi agenda bagi Perhutani dan Warga masyarakat hutan untuk melaksanakan kegiatan penanaman bersama di hutan setiap tahunnya,” ungkapnya.

H. Muhtarom, S.Ag, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah suatu bentuk nyata atas kepedulian masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan dan memahami betapa pentingnya hutan untuk masyarakat.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan kesadaran kepada masyarakat agar bisa turut serta menjaga dan melestarikan kawasan hutan”.


H. Muhtarom juga memberikan edukasi, pemahaman terhadap masyarakat terutama lingkungan hutan bahwa, selain menanam juga membeli kayu perhutani, bahwa para pengrajin kayu sekitar hutan terbantu adanya bahan kayu jati perhutani itu lebih murah dan gampang dari pada membeli kayu jati kampung, terbukti dalam awal tahun 2025, BKPH Tanggung bisa menggandeng mitra perhutani, lewan rekan lembaga dan awak media menjual kayu jati kurang lebih 350 kubig, bahwa stigma bahwa membeli kayu jati perhutani sulit dan berbelit belit itu tidak benar.

WK ADM KPH SEMARANG,Yuli Irahati, S.Hut, selalu menekankan ke seluruh jajaran Karyawan Perum perhutani untuk menggandeng masyarakat, untuk ikut andarbeni Hutan, (ikut memiliki hutan) bàik dari penanaman, pemeliharaan sampai penjualan, sehingga masyarakat hutan hidup sejahtera. (MBPN-Rohani)