• Sat. May 2nd, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

Cangkruk Bareng Media Bersama BPJS Kesehatan 2025

SURABAYA | bhayangkaraperdananews.com – Dalam pertemuan forum silaturahmi dan cangkruk bareng Awak Media juga Perwakilan dari berbagai Fasilitas Kesehatan dikota Surabaya yang di adakan BPJS Kesehatan Cabang Surabaya pada hari Jumat, (20/06/2025) di Surabaya, membahas isu seputar Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara terbuka dan meluruskan isu negatif 144 Diagnosis dan Demam berdarah yang beredar di masyarakat.

Perwakilan BPJS Kesehatan Surabaya dalam sambutannya berterima kasih atas kedatangan para awak media dan perwakilan dari berbagai rumah sakit atau klinik yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Surabaya.

BPJS Kesehatan Surabaya menanggapi adanya kabar yang menyebutkan 144 diagnosis penyakit yang tidak di tanggung dan menjelaskan serta meluruskan kabar miring tersebut.

Dengan Tegas dan Meyakinkan. bahwa berita tersebut tidak benar. BPJS Kesehatan Surabaya memberikan penjelasan dengan tegas dan tetap berkomitmen menanggung pelayanan kesehatan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

Dengan jumlah penduduk kota Surabaya sebanyak 3.180.022 juta jiwa, yang menjadi peserta BPJS Kesehatan kota Surabaya hanya 99.08 ribu jiwa, sedangkan yang aktif hanya 81,98 ribu jiwa, Sisanya belum mengikuti Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Selama ini BPJS Kesehatan mengutamakan Mutu dan Kwalitas Pelayanan terhadap masyarakat, baik dari surabaya maupun dari luar kota surabaya yang berobat dikota Surabaya. Dengan mempermudah akses antrian online dan NIK kepesertaan sebagai identitas tunggal dalam pelayanan, membuat peserta BPJS kesehatan nyaman dan tenang dalam berobat.

BPJS kesehatan memastikan memberikan pelayanan yang bermutu dan tidak ada tebang pilih antara peserta BPJS Kesehatan dengan pasien yang dari Umum.
BPJS Surabaya juga Bekerjasama dengan 234 fasilitas kesehatan tingkat pertama, 61 Rumah Sakit dan Klinik Utama, serta 120 fasilitas pendukung lainnya, seperti Apotik, Laboratorium, Optik, dan lain sebagainya.

BPJS Kesehatan telah memberikan klaim sebesar Rp. 1.7 triliun ke mitra BPJS Kesehatan, atas pelayanan kesehatan bagi peserta JKN yang berobat di kota surabaya. Terhitung mulai bulan Januari sampai bulan April 2025.

BPJS Kesehatan sebagai perwakilan dari pemerintah dalam melayani kesehatan masyarakat, berkomitmen memberikan layanan yang terbaik, membiayai dan selalu bersinergi dengan pihak-pihak terkait, baik instansi, pemerintah, perusahaan swasta dan daerah juga masyarakat.

BPJS Kesehatan berharap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berkembang dan selalu menjadi yang terbaik dalam pelayanan kesehatan, meningkatkan mutu serta kwalitas layanan kesehatan secara Nasional yang adil dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia. (MBPN-Irwin)