• Sen. Jun 24th, 2024

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Ceburu Buta, Dua Orang Remaja Pengeyorokan Di Pademangan Berhasil Diamankan

ByMBP-NEWS

Mei 19, 2023

JAKARTA | bhayangkaraperdananews.com – Polsek pademangan ungkap kasus pengeroyokan oleh Dua orang remaja Pademangan berinisial SIP (19) dan MIS (19) terhadap korban Aji Songo (28) di depan GOR Pademangan, Jakarta Utara pada hari Sabtu 13 mei 2023 lalu.

Korban dibacok lantaran dekat dengan seorang berinisial N (19) yang merupakan kekasih SIP.

Kapolsek Pademangan Kompol Binsar H Sianturi mengatakan bahwa, kejadian ini berawal saat korban AS sedang duduk bersama dengan N di kawasan GOR Pademangan pada malam hari. Melihat kedekatan tersebut, pelaku langsung mendatangi korban.

Sekira pukul 23.30 di depan GOR Pademangan di mana pada saat itu korban sedang duduk bersama teman-temannya dan saksi berinisial N. Kemudian dua orang pelaku SIP dan MIS mendatangi korban, Dari sinilah, SIP merasa tidak senang karena korban terlihat memiliki kedekatan dengan N.

Kemudian pelaku SIP mengeluarkan celurit dan ingin membacok korban, akan tetapi tidak kena karena celurit yang dipegang SIP terlepas.

“Teman SIP yang berinisial MIS langsung membantu dan membacok korban. Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka bacok pada lengan tangan kanan, kemudian pada dada sebelah kiri, pada bagian jari tangan kanan, dan tangan kiri,” ucapnya,Jumat (19/5/23).

Usai membacok korban hingga mengalami kondisi yang kritis, dua pelaku langsung kabur ke wilayah Banten.

Unit Reskrim yang dipimpin langsung Kanit Polsek Pademangan Iptu I Gede Gustiyana langsung melakukan pengejaran.

“Untuk tempat persembunyian di Banten, kebetulan itu adalah salah satu rumah dari teman pelaku. Memang dari rumah tersebut juga tidak mengetahui bahwa ternyata mereka ini merupakan DPO. Jadi saat itu, informasinya mereka mau beristirahat saja di situ,” kata Kapolsek Pademangan.

Adapun, motif dari pada kedua pelaku adalah terbakar cemburu lantaran korban AS sebelumnya adalah mantan kekasih N.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti diantara dua telepon seluler dan senjata tajam celurit.

“Terkait barang bukti tersebut telah kita aman di polsek untuk proses lebih lanjut dan kedua pelaku. Adapun Kedua pelaku dikenakan pasal 170 KUHP ancaman hukuman di atas tujuh tahun,” Pungkasnya.(MBP/Red)