BOGOR | bhayangkaraperdananews.com – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus mendorong percepatan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi para pelaku usaha di wilayah Kabupaten Bogor. Hal ini dilakukan guna memenuhi target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2024.
Emilia Okianthy Moerthy, S.E, M.E Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor, menyampaikan bahwa tahun ini target pendaftaran NIB mengalami lonjakan signifikan, yakni meningkat lebih dari 100 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun lalu target NIB untuk Kabupaten Bogor sebesar 88.000. Tahun ini targetnya naik lebih dari dua kali lipat. Ini tentu menjadi tantangan besar, namun kami siap melaksanakannya dengan strategi jemput bola ke masyarakat pelaku usaha,” ujar Emilia saat memberikan keterangan kepada Wartawan, Kamis, (17/04/25) di Cibinong.
Ia menambahkan, program jemput bola akan difokuskan pada sektor-sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang belum memiliki legalitas usaha. Tim LKP DPMPTSP akan turun langsung ke lapangan untuk memberikan layanan konsultasi sekaligus membantu proses pendaftaran NIB secara gratis.
“Kami mengajak seluruh pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk segera mengurus NIB. Legalitas ini sangat penting agar usaha mereka bisa berkembang, mendapatkan akses permodalan, dan berbagai kemudahan dari pemerintah,” jelas Emilia.
DPMPTSP juga membuka berbagai kanal layanan, baik daring maupun luring, untuk memfasilitasi pendaftaran NIB secara cepat dan mudah. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan iklim usaha yang sehat dan berdaya saing di Kabupaten Bogor, pungkasnya. (MBPN-M.yus)
