• Tue. Oct 6th, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan Bangun Kolaborasi dengan Forkopimda dan Tokoh Jateng, Perkuat Pelayanan kepada Masyarakat

JATENG | bhayangkaraperdananews.com – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, S.I.K., S.H., M.H. mengajak Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh media serta berbagai elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di Jawa Tengah. Hal tersebut disampaikan saat silaturahmi Kapolda Jateng bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh media Jawa Tengah di Gedung Borobudur, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB tersebut dihadiri para Pejabat Utama Polda Jateng, para Kapolres jajaran, Pengurus Bhayangkari Daerah Jawa Tengah, Gubernur Akpol Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman, para purnawirawan Polri, serta sekitar 200 peserta yang terdiri dari Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh media, perwakilan organisasi masyarakat, LSM dan komunitas ojol.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan diri sekaligus memohon dukungan dari seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan amanah sebagai Kapolda Jawa Tengah.

“Saya tidak akan bisa melaksanakan tugas di sini tanpa dukungan dan restu dari seluruh Bapak, Ibu sekalian,” ujar Kapolda.

Kapolda mengatakan, dirinya mendapat amanah dari Kapolri untuk mewujudkan Polri yang dicintai masyarakat, Semangat tersebut kemudian dijabarkan di Jawa Tengah melalui tiga pedoman utama dalam pelaksanaan tugas.

Pertama, Polri akan bertindak tegas terhadap berbagai tindak pidana yang sangat meresahkan masyarakat, di antaranya narkotika, perjudian, begal, pencurian dengan kekerasan serta tindak pidana lainnya.

Khusus terkait narkotika, Kapolda menegaskan tidak boleh ada wilayah yang berkembang menjadi kampung narkotika di Jawa Tengah. Ia menyebut telah memerintahkan para Kapolres dan Pejabat Utama Polda Jateng untuk mengambil langkah tegas terhadap persoalan tersebut.

“Di Jawa Tengah tidak ada lagi kampung-kampung narkotika yang ada seperti di tempat lain. Kalau itu ada, kita harus hentikan. Saya sudah perintahkan para Kapolres, Pejabat Utama di tingkat Polda untuk membersihkannya,” tegasnya.

Kedua, lanjut Kapolda, Polri akan mengedepankan pelayanan yang humanis terhadap kelompok rentan, termasuk perempuan, penyandang disabilitas serta masyarakat yang rentan secara ekonomi. Menurutnya, kondisi sosial masyarakat Jawa Tengah yang beragam membuat kepolisian harus memastikan kelompok yang membutuhkan perhatian dan bantuan tetap mendapatkan pelayanan secara humanis.

Ketiga, Polri akan bekerja cepat menindaklanjuti setiap laporan dan pengaduan masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kapolda menyebut bahwa ketiga pedoman tersebut akan segera disampaikan dan dijabarkan kepada seluruh personel Polda Jateng dan jajaran.

“Ketiga pedoman tersebut merupakan bagian dari upaya menerjemahkan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dalam pelaksanaan tugas kepolisian di Jawa Tengah. Semangat tersebut akan diwujudkan melalui komunikasi dan kolaborasi yang lebih dekat dengan seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.

Kapolda bahkan menyampaikan rencananya untuk secara langsung bersilaturahmi dengan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Menurutnya, dukungan Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi Jawa Tengah yang aman dan kondusif.

“Kami akan menyatu dengan masyarakat sebagaimana slogan Pak Kapolri yaitu ‘Polisi bersama masyarakat’. Jadi kami (Polri) bukan dilayani, tapi melayani masyarakat,” tegas Kapolda.

Sementara itu, Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno yang hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan ucapan selamat datang kepada Irjen Pol Roy Hardi Siahaan sebagai Kapolda Jawa Tengah. Sumarno menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap mendukung pelaksanaan tugas Kapolda Jateng, khususnya dalam memperkuat kondusivitas wilayah serta mempercepat kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga meminta dukungan Polda Jateng terhadap program Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi penumpu pangan nasional. Menurutnya, program tersebut menghadapi sejumlah tantangan, antara lain terkait ketersediaan lahan, air dan sumber daya manusia di sektor pertanian.

“Kami dari Pemprov Jateng siap mendukung untuk pembangunan di Jawa Tengah. Mudah-mudahan kehadiran Bapak di sini tentu saja akan meningkatkan akselerasi, kolaborasi, kerja sama dari semua stakeholder untuk meningkatkan kecepatan pembangunan Jawa Tengah, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah,” kata Sumarno.

Silaturahmi tersebut menjadi langkah awal penguatan komunikasi dan kolaborasi Kapolda Jateng bersama berbagai elemen di Jawa Tengah. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, media dan seluruh unsur masyarakat diharapkan semakin memperkuat keamanan sekaligus mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah. (MBPN-Andre/Bid Humas Polda Jateng)