• Kam. Sep 23rd, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Kapolres Rembang Hadiri Groundbreaking Ceremony Paket Pekerjaan Penataan Kota Pusaka Lasem Kabupaten Rembang

Byadmin

Sep 3, 2021

REMBANG, bhayangkaraperdananews.com – Pelaksanaan kegiatan Groundbreaking Ceremony Paket Pekerjaan Penataan Kota Pusaka Lasem Kabupaten Rembang, Bertempat di pasar lama atau di depan Masjid Jami” Lasem, Jumat, (03/9/2021).

Dalam acara kegiatan di hadiri oleh H. Muhamad Arwani Thomafi,  Anggota Komisi V  DPR RI  , Direktur Jenderal Cipta Karya diwakili oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya  Ir. Didiet Arief Akhdiat, M.Si. (Sesditjen Cipta Karya), Bupati Rembang H Abdul Hafidz, Wakil Bupati Rembang H. Mochamad Hanies Colil Barro, Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan, S.I.K, Kabag Ops Polres Rembang KOMPOL M. Mansur, Kasat Intelkam Polres Rembang AKP Bambang Sugito  S. Sos., M.H, Kasat Lantas Polres Rembang AKP Indra Jaya Syafputra, SH., S.I.K, Kapolsek Lasem IPTU Arif Kristiawan, SH, MH, Camat Lasem Kabupaten Rembang M. Mahfud, SH, MH, KH. Ahfas Faishol , KH. Muhammad Zaim Ahmad Ma’some (Gus Zaim), Kepala Desa Sumbergirang Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang, Ketua Takmir Masjid Jami’ Lasem KH.Abdul Mu’id

Sambutan Direktur Jenderal Cipta Karya diwakili oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya Ir. Didiet Arief Akhdiat, M.Si. (Sesditjen Cipta Karya) intinya: Kegiatan apa yang kita akan laksanakan disini yaitu penyelenggaraan penataan lingkungan yang mempunyai nilai sejarah di lasem kabupaten Rembang yaitu sebagai Kota Pusaka Lasem.

Perencanaan maupun penyusunan sudah di sempurnakan. Saat ini kita mulai kegiatan konstruksi, mudah mudahan kawasan ini dapat menjadi lebih baik lagi dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar maupun tingkat nasional.

Setelah bangunan selesai kita juga perhatikan terkait pengoprasiannya nantinya akan di kelola oleh Pemda Rembang.

Sambutan Bupati Rembang H. Abdul Hafidz Kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Rembang karena sudah lama sekali kita mengajukan ke pusat supaya kota lasem dijadikan kota pusaka mulai Tahun 2012.

Dan hari ini Tanggal 03 September 2021 kita mulai peletakan batu Pertama sebagai awal di bangunnya  kota pusaka Lasem.

Apa yang harus kita lakukan sebagai tokoh masyarakat terutama masyarakat Lasem untuk mendukung keberadaan kota pusaka lasem.

Momen ini di lakulan secara bertahap sampai tahun 2022 kalau tidak ada hambatan dalam pembangunan.

Lasem di jadikan kota pusaka karena sejarah jaman dulu mulai toga-tomas akan kita kenang, kita munculkan lagi karena di lasem ini sejarahnya sangat menarik sebagai contoh nasional.

Karena lasem ini sudah menjadi kota pusaka jadi Pemda wajib mengelola nya sebaik mungkin.

Saya sebagai bupati Rembang siap untuk mengelola kota pusaka ini supaya mempunyai nilai sosial nilai ekonomi yang tinggi.

Pengelolaan belum sempurna karena akses jalan yang masih kurang baik. Nantinya jalan pantura yg melintas di kota wisata kami mengusulkan kepada provinsi agar nantinya Rembang akan di bangun jalan lingkar luar kota dari Kaliori sampai Bonang Lasem kurang lebih 25,5 kilometer, pada tahun 2022.

Akan di rencanakan soal pembebasan lahan untuk pembangunan jalan lingkar yang di rencanakan pada tahun 2023 sudah akan di mulai pembangunannya.

Kemudian perlu di perhatikan di wilayah Kab Rembang persoalan Air sangat minim. Bahkan sering di daerah kita mengalami kekeringan pada saat musim kemarau. Hal ini perlu kita perhatikan dan sudah saya ajukan ke provinsi supaya adanya pengelolaan air yang ada di Sale supaya di kelola dan dapat di manfaatkan oleh masyarakat kab. Rembang, Tegas Bupati Rembang.

Sambutan Anggota DPR RI H. Muhamad Arwani Thomafi (Anggota Komisi V)

Pada siang hari ini kita laksanakan pentahapan penting yaitu pembangunan dan penataan kota pusaka Lasem.

Ini dilaksanakan demi mengingat sejarah yang ada di kota Lasem Rembang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat terkait kelangkaan Air di wilayah kabupaten rembang.

Hal ini nantinya akan saya sampaikan ke provinsi supaya di perhatikan untuk meningkatkan air di wilayah Rembang supaya mengurangi kekeringan untuk masyarakat.

Perhatian lainnya tentang pengadaan jalan lingkar di kabupaten rembang Kaliori – Lasem mari kita kawal bersama sama supaya cepat terwujud pembangunan jalan lingkar Rembang. (MBP-News Suparjan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *