KOTA SEMARANG | bhayangkaraperdananews.com – Kebakaran terjadi di sebuah rumah di Jl. Cendana Timur RT 09/RW 07, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka bakar, terdiri dari dua anak dan seorang perempuan dewasa. Ketiganya segera dievakuasi oleh warga dan dibawa ke RS Hermina Banyumanik untuk mendapatkan penanganan medis.
Menurut keterangan saksi, kejadian bermula saat terdengar suara ledakan kecil dari dalam rumah, disusul keluarnya asap dan tercium bau asap dari bagian belakang rumah. Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan dan air seadanya sembari menghubungi Pemadam Kebakaran dan Polsek Banyumanik.
Sekitar pukul 11.30 WIB, tiga unit Pemadam Kebakaran Kota Semarang tiba di lokasi dan melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.15 WIB.
Piket fungsi Polsek Banyumanik kemudian melakukan pengamanan dan evakuasi di sekitar lokasi, pendataan korban serta saksi. Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo, S.H., M.H., bersama Plt. Camat Banyumanik, Bhabinkamtibmas Srondol Wetan dan piket fungsi juga melakukan pengecekan kondisi para korban di RS Hermina Banyumanik.
Dugaan sementara, kebakaran berasal dari korsleting listrik. Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang milik korban seperti kasur, almari pakaian, dokumen penting, peralatan rumah tangga dan perangkat elektronik mengalami kerusakan. Kerugian materiil sementara ditaksir sekitar Rp.100 juta.
Kapolsek Banyumanik menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah.
“Keselamatan warga menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang sudah tidak layak, karena kewaspadaan sejak dini dapat mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Kapolsek.
Polsek Banyumanik memastikan penanganan kejadian dilakukan dengan cepat melalui pengamanan lokasi, pendataan korban dan saksi serta koordinasi dengan pihak terkait. (MBPN-Andre/Bid Humas Polda Jateng)
