JATENG | bhayangkaraperdananews.com – Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang membuka ruang dialog untuk mendengarkan langsung aspirasi buruh terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.
Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara Polri, pemerintah, dan perwakilan buruh untuk mencari solusi terbaik dalam mewujudkan regulasi ketenagakerjaan yang mampu memberikan perlindungan bagi pekerja sekaligus menjaga iklim investasi nasional.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sekaligus perwakilan KBPBI, Andi Gani Nena Wea, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Kapolri dalam menerima masukan dan aspirasi dari para pekerja.
Menurutnya, dialog yang terbangun menjadi langkah penting untuk memperkuat sinergi seluruh pihak dalam mengawal proses pembahasan RUU Ketenagakerjaan agar menghasilkan aturan yang dapat mengakomodasi kepentingan pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
Kapolri menegaskan Polri siap menjadi penghubung dalam membangun komunikasi yang konstruktif antarstakeholder. Ia berharap proses pembahasan regulasi dapat berjalan secara seimbang dan menghasilkan keputusan terbaik bagi seluruh pihak.
Kapolri juga mengajak seluruh elemen buruh untuk tetap menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai, sehingga perjuangan yang dilakukan dapat berjalan dengan baik tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui ruang dialog tersebut, Polri terus mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah demi mendukung pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan Indonesia Emas 2045. (MBPN-Andre/red)
