BLORA | bhayangkaraperdananews.com – Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto, S.Sos., secara resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 dalam upacara khidmat yang dipusatkan di Desa Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo, Kamis 21 Mei 2026. Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa”, seluruh sasaran pembangunan fisik maupun non-fisik dinyatakan tuntas 100 persen tepat waktu dan sesuai standar kualitas yang ditetapkan.
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Dandim Blora, Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto. Turut hadir unsur Forkopimda, jajaran pejabat daerah, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan warga yang tampak gembira menyaksikan hasil kerja keras bersama selama masa pelaksanaan program.
Dalam pelaksanaannya, TMMD kali ini sukses menuntaskan berbagai sasaran fisik utama yang sangat bermanfaat bagi kesejahteraan warga. Di antaranya adalah rehabilitasi sejumlah unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang kini berubah menjadi tempat tinggal yang sehat, aman, dan layak huni bagi keluarga penerima manfaat. Selain itu, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan desa juga diselesaikan dengan kualitas yang baik, yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian dan ekonomi masyarakat setempat. Kegiatan ini juga menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Blora, dan partisipasi aktif warga dalam memajukan infrastruktur pedesaan.
Pada momen penutupan ini, Dandim 0721/Blora, Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto, membacakan amanat tertulis Pangdam IV/Diponegoro. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II ini telah berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang memuaskan. Hal ini tidak terlepas dari kerja keras, semangat gotong royong, dan kerja sama yang erat antara TNI, Pemerintah Daerah, serta seluruh lapisan masyarakat. Tema ‘TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa’ yang diusung sangat relevan, mengingat pembangunan desa adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan nasional. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi pendorong utama percepatan pembangunan, sekaligus mempererat ikatan batin antara prajurit dan rakyat,” bunyi amanat Pangdam yang dibacakan oleh Dandim.
Lebih lanjut disebutkan bahwa apa yang telah dibangun bukan hanya sekadar fasilitas fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan wilayah dan persatuan bangsa. Pangdam juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini, dan berharap agar hasil pembangunan yang telah ada dapat dijaga, dipelihara, dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat demi kemajuan bersama.
“Saya berharap, nilai-nilai kebersamaan dan semangat gotong royong yang telah terbina selama pelaksanaan TMMD ini dapat terus dipelihara dan dilanjutkan. Jadikanlah hasil karya ini sebagai awal langkah untuk memajukan desa dan meningkatkan taraf hidup warga. TNI akan selalu hadir dan siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kedaulatan negara dan kesejahteraan rakyat,” tegas amanat tersebut.
Ditandai pemukulan kentongan 7 kali berakhirnya TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Sendangwungu, dan dengan berakhirnya kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat terus terjalin demi mendukung pembangunan nasional yang dimulai dari desa. (MBPN-ISMAN)
