• Sab. Okt 1st, 2022

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Kondisi Mencekam ! Team SWAT Pasukan Perdamaian Polisi Indonesia Diturunkan

ByMBP-NEWS

Jul 17, 2022

AFRIKA, bhayangkaraperdananews.com – Sesuai update terakhir dikota Bangui Republik Afrika Tengah, telah terjadi pembunuhan dan gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata terhadap masyarakat sipil di Bakouma wilayah sektor timur Republik Afrika Tengah. Kepala Operasi gabungan Kepolisian untuk Republik Afrika Tengah ( HoPC ) Jendral Christophe Kabango BIZIMUNGU, Ph.D memberikan perintah langsung melalui frago kepanda SWAT team FPU Indonesia untuk menghilangkan ancaman yang terjadi di sektor tersebut.

Dalam hal ini HoPC memilih Team SWAT dari FPU Indonesia yang dipimpin oleh Komandan Kontingen KBP Raymond Marcelino Masengi, S.I.K, M.H, dikarenakan kompetensi dan kredibilitas pasukan yang dimiliki, hal ini terbukti dengan pelaksanaan deployment yang ke 3 kalinya dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun! terhadap team SWAT FPU Indonesia ke wilayah sektor yang sangat berbahaya . Dalam pelaksanaan tugasnya Team SWAT bertugas untuk melakuhkan sterilisasi, patroli rutin dan trauma healing kepada masyarakat diwilayah tersebut.

Selain hal diatas Ini adalah operasi gabungan pertamakali yang melibatkan perkuatan Militer dan Kepolisian untuk menyelesaikan permasalahan keamanan dalam misi perdamaian di Afrika Tengah. Kelompok Kriminal di wilayah Bakouma memang terkenal beringas dan kejam, selain itu kelompok ini dipersenjatai berbagai jenis senjata berkaliber besar dan perlatan tempur yang cukup lengkap.maka dari itu dengan berbagai pertimbanagan dan kompetensi yang harus dimiliki untuk dapat menghilangkan acaman tersebut, SWAT FPU Indonesia dan Portugal QRF harus segera diturunkan.

Selain Team SWAT FPU Indonesia dan Portugal QRF beberapa kontingen juga turut membantu dalam pelaksanan tugas yang bereskalasi tinggi ini antara lain FPU Snegal, ENGCOY Kamboja, FPU Burundi, Nepal Batalyon, FPU Mauritania dan unsur unsur pendukung lainnya. Perlu diketahui juga kondisi jalan yang cukup buruk dan cuaca extream menjadi tantangan lain yang harus di hadapi oleh SWAT FPU Indonesia, namun dengan kemampuan dan profesionalitas yang dimiliki oleh SWAT FPU Indonesia dan Portugal QRF tetap dan masih dipercaya oleh Kepala misi perdamaian untuk Afrika Tengah menyelesaikan dan menghilangkan acaman tersebut.

Hal ini tentunya menjadi sesuatu yang sangat membanggakan dan perlu mendapatkan dukungan penuh. Indonesia melalui SWAT TEAM FPUnya menjadi satu-satunya negara di Benua Asia yang dipercaya oleh kepala misi perdamaian Afrika Tengah untuk terlibat dalam misi yang sangat berbahaya. (MBPN-Sofiyan)